Ngawi (beritajatim.com) – Sejumlah jalan protokol di Kabupaten Ngawi dipoles jelang kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Kabupaten Ngawi dalam rangka panen raya pada Jumat (10/3/2023) . Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Ngawi Moh. Sadli mengatakan pihaknya menyiapkan 3.200 ton aspal untuk memoles total 2,7 kilometer sejumlah jalan protokol di Ngawi.
Namun, Sadli mengelak ketika pemolesan itu hanya dalam rangka kunjungan Presiden Jokowi. Dia berdalih jika itu adalah pemeliharaan rutin. Perbaikan tak hanya jalan, tapi trotoar IKK Pangkur dan trotoar Masjid Agung di Jalan Imam Bonjol. Pengaspalan dilakukan di ruas jalan Paras-Pangkur, Jalan Yos Sudarso, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Imam Bonjol.
“Ini pemeliharaan ya. Dan kebetulan memang bertepatan dengan menjelang kunjungan Presiden Joko Widodo di Ngawi. Total pastinya saya tidak hafal tapi kami siapkan 3.200 ton aspal,” katanya.
Pantauan beritajatim.com, pengaspalan di Jalan Yos Sudarso masih dikebut hingga Rabu (8/3/2023) pukul 18.37 WIB malam ini. Sejumlah pekerja, truk dan alat berat aspal hotmix masih beroperasi hingga malam hari.
Pun, jadwal awal kunjungan Presiden Jokowi berada di Kecamatan Pangkur untuk panen raya setelah itu ada acara tentatif yakni kunjungan presiden ke Benteng Pendem. Atau Benteng van Den Bosch pada Sabtu (11/3/2023).
[berita-terkait number=”4″ tag=”ngawi”]
Dari agenda itu, diperkirakan Presiden Jokowi bakal lewat sejumlah jalan protokol yang kini tengah dipoles oleh DPUPR Ngawi. Yakni, melewati Jalan Raya Paras-Pangkur, kemudian saat ke benteng bakal melewati Jalan Yos Sudarso, Jalan Jaksa Agung Suprapto. Kemudian, shalat di Masjid Agung di Jalan Imam Bonjol.
Namun, belakangan agenda itu berubah. Presiden Jokowi dijadwalkan untuk berkunjung ke Pasar Beran di Jalan Ahmad Yani kemudian ke area persawahan di Desa Kartoharjo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi untuk panen raya pada Jumat (10/3/2023). Bisa dipastikan, jalan yang kini sudah dipoles oleh Pemkab Ngawi tak jadi dilewati RI 1. [fiq/but]






