Ponorogo (beritajatim.com) – Buah kurma yang selama ini dikenal sebagai tanaman khas Arab Saudi kini bisa dibudidayakan di Kabupaten Ponorogo. Bahkan, pohon kurma yang sedang berbuah di Bumi Reog itu, menjadi jujukan oleh warga yang sedang melakukan program kehamilan (promil).
Seperti yang terjadi pohon kurma milik Wahyu Eko Widodo (39), warga Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo. Beberapa waktu lalu, rumahnya didatangi ratusan orang yang ingin mendapatkan buah kurma muda.
Oleh Wahyu, buah kurma muda itu dibagikan secara gratis. Ya, buah kurma berwarna hijau kekuningan ini, dipercaya memiliki manfaat dalam meningkatkan kesuburan bagi pasangan yang sedang menjalani program hamil.
“Ada 300 orang yang sudah mendaftar untuk mendapatkan kurma muda yang mayoritas untuk program kehamilan,” kata Wahyu, ditulis Kamis (13/3/2025).
Dia menjelaskan bahwa pohon kurma yang tumbuh subur di rumahnya merupakan berjenis Tunisia dengan tinggi sekarang mencapai 15 meter. Wahyu menceritakan bahwa pohon ini, ditanam oleh Soimah, ibu Wahyu, sekitar 29 tahun lalu menggunakan bibit kurma yang dibawanya pulang saat bekerja di Arab Saudi. Namun, pohon Kurma itu baru bisa berbuah dalam kurun waktu 11 tahun terakhir
“Setiap tahun buahnya selalu lebat. Saya bagikan gratis kepada siapa saja, terutama pasangan yang sedang berusaha mendapatkan momongan,” kata Wahyu.
Khasiat kurma muda yang diyakini mampu mendukung program kehamilan. Kurma muda dikenal memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan, termasuk meningkatkan kesuburan. Buah ini mengandung vitamin C, serat, dan antioksidan yang diyakini mendukung kualitas sel telur dan sperma.
“Semoga pembagian kurma muda ini, dapat menjadi berkah bagi banyak keluarga yang mendambakan kehadiran buah hati,” tutup Wahyu.
Salah satu warga yang menginginkan kurma muda milik Wahyu ini adalah Wahyu Nendra. Ia harus menempuh puluhan kilometer dari Demangan, Kota Madiun. Ia rela datang jauh-jauh ke Ponorogo demi buah kurma ini.
“Saya tahu dari media sosial. Walaupun jauh, saya sengaja datang. Siapa tahu Allah memberikan jalan lewat kurma ini,” ucap Nendra penuh harap. [end/beq]






