Magetan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Magetan bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Magetan bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia Provinsi Jawa Timur melakukan penyemprotan desifektan di sepanjang jalan protokol Kabupaten Magetan, Senin (19/7). “Untuk mobil gunner kami pinjam dari PMI Provinsi Jatim,” ungkap Sekretaris PMI Magetan Sunarti.
Narti menyebut kalau pengajuan untuk meminjak mobil tersebut sudah dilakukan sejak Februari lalu. Namun, kala itu hanya dieruntukkan bagi kawasan yang zona merah saja. Dan baru kini Magetan masuk kawasan zona merah, sehingga baru dapat kesempatan untuk menggunakan mobil gunner itu untuk melakuakn sterilisasi di kawasan Magetan. “Hanya dalam tiga hari saja, tanggal 19 Juli sampai 21 Juli,” katanya.
Sunarti mengungkapkan kalau pihaknya sudah terlebih dulu melakukan sosialisasi para masyarakat lewat medsos resmi PMI Magetan. Khususnya untuk mewaspadai mobil gunner yang lewat. Utamanya bagi para pedagang yang berada di penggir jalan. Untuk sementara menghindari semprotan desinfektan.’ ‘’Karena jangkauannya mencapai 15 meter sekali semprot,’’ katanya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”PMI”]
Dia menyebut meski sudah ada konfirmasi dari WHO bahwa penyemprotan di ruang terbuka kurang efektif. Namun, dia memastikan kalau mayoritas warga Magetan justru memberikan respons bagus. Yakni merasa tenang alau sudah ada sterilisasi atau penyemprotan. “Adanya ras atenang inilah yang membuat kami yakin kalau imun masyarakat juga meningkat,” katanya.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar meredam penyebaran virus covid-19 di Kabupaten Magetan yang belakangan ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 semakin banyak.
“Untuk kapasitas penyemprotan yang dilakukan oleh truk gunner sebesar 5.000 liter dan mobil bak terbuka dengan dua tandon yang masing-masing tandon berkapasitas 500 liter,” katanya.
Untuk lokasi penyemprotan desinfektan ini dilakukan di beberapa lokasi yang dirasa perlu. Kegiatan tersebut dilaksanakan berkeliling antara lain di Kecamatan Magetan, Kecamatan Sidorejo, Kecamatan Plaosan, Kecamatan Ngariboyo, Kecamatan Kawedanan, Kecamatan Maospati dan lokasi lain yang memungkinkan untuk dilakukan penyemprotan. (fat/kun)






