Surabaya (beritajatim.com) – Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono menegaskan, bahwa pihaknya yang menginisiasi tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan mengundang para anak yatim.
Selain itu, juga diikuti kalangan terbatas yaitu beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jatim yang hanya berjumlah 30 orang, pada Rabu (19/5/2021) malam. Ditambah dengan petugas Grahadi, total hanya 50 orang yang berada di lokasi acara. Padahal, kapasitas halaman Grahadi bisa mencapai 2000 orang.
Heru menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya juga telah menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat. Di samping itu, Kepala OPD Pemprov Jatim yang ikut hadir selama ini secara rutin, maksimal sebulan sekali melakukan tes swab PCR, dan saat ini tidak ada yang terkonfirmasi Covid-19. Apalagi, semuanya juga sudah menuntaskan vaksinasi Covid-19 sebanyak dua kali.
Sedangkan, untuk para anak yatim yang diundang juga sebelumnya telah dilakukan screening terlebih dahulu lewat swab antigen, dan telah dipastikan hasilnya negatif.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemprov-jatim”]
“Kami bersama beberapa kepala OPD berinisiatif merayakan tasyakuran HUT Ibu Gubernur dengan mengundang anak yatim. Jadi, memang kegiatannya sangat terbatas, dan hanya untuk Kepala OPD saja yang jumlahnya 30 orang,” kata Heru kepada wartawan saat dikonfirmasi wartawan usai Salat Jumat di Kantor Gubernur Jatim, Jumat (21/5).
Heru menambahkan, bahwa tasyakuran itu sengaja dilaksanakan di ruang terbuka tepatnya di halaman rumah dinas Gubernur yang cukup luas. Ini penting, untuk menjaga sirkulasi dan keamanan. Dengan demikian akan bisa meminimalkan terjadinya kemungkinan penularan. Antarmeja pun berjarak kurang lebih 3 meter. Sementara antartamu diminta menjaga jarak 1 meter.
“Kalaupun terdapat beberapa foto yang mungkin dimiliki masyarakat di mana hadirin tampak ada yang melepas masker, hal tersebut dikarenakan sedang makan. Foto-foto yang diunggah ke beberapa media bukanlah kondisi sesungguhnya pada saat kegiatan tasyakuran ulang tahun Gubernur Khofifah Rabu malam,” tuturnya.
Sementara, untuk hidangan yang disajikan, Heru menjelaskan, makanan tersebut berasal dari katering yang biasa menyiapkan menu di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Sementara petugas penyajinya juga secara berkala dan rutin diswab PCR.
“Terkait penyanyi Katon Bagaskara, memang kebetulan beliau teman baik saya, dan dia datang untuk ikut menyampaikan selamat secara langsung kepada Ibu Gubernur. Di akhir acara, Mas Katon menyumbangkan lagu untuk Ibu Gubernur hanya sekadar untuk menambah keceriaan acara,” imbuhnya.
Sekadar diketahui, sebuah video suasana pesta ulang tahun berdurasi kurang dari 1 menit viral di jejaring media sosial sejak Kamis (20/5/2021). Video disebut suasana pesta hari ulang tahun Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Heru membantah terjadi kerumunan dalam acara tersebut. “Tidak ada kerumunan, hanya sekitar 50 orang, sementara kapasitas halaman Gedung Grahadi 2.000 orang,” katanya.
Acara ulang tahun tersebut menurutnya acara spontanitas dari pimpinan OPD sebagai bentuk kasih sayang bawahan kepada pimpinannya. “Karena ibu gubernur juga sering memberi perhatian saat bawahannya berulang tahun,” pungkasnya. (tok/kun)






