Jember (beritajatim.com) – Dinding penahahan (plengsengan) jalan di Jalan Manyar, Lingkungan Krajan Timur, Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, longsor, Kamis (2/2/2023). Dua rumah milik warga terancam ikut ambruk.
Longsor terjadi dua kali, yakni pukul satu dini hari dan enam pagi setelah hujan deras terjadi di sebagian wilayah Jember pada Rabu (1/2/2023) siang. Longsoran tanah itu menutupi badan jalan, sehingga tak bisa dilewati kendaraan.
Plengsengan yang longsor sepanjang 13 meter dan setinggi enam meter ini berada di belakang rumah Junaidi Abdullah dan Sulaiman. Tanah yang longsor menimpa dan merobohkan tiang penerangan jalan umum, tiang listrik PLN, dan kabel Telkom. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
[berita-terkait number=”3″ tag=”jember”]
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tagana, dan Baret Rescue pun turun ke lokasi. Mereka membersihkan material di jalan agar bisa dilewati kendaraan, setidaknya roda dua. “Dinas Sosial membuka dapur umum dan memberi bantuan paket sembako,” kata David Handoko Seto, Sekretaris Komisi B DPRD Jember yang berada di lokasi.
Pembersihan material tanah juga dibantu oleh petugas pemadam kebakaran. Mereka menyemprotkan air untuk membersihkan tanah dari jalan. “Kami berharap Pemerintah Kabupaten Jember segera mengambil langkah antisipasi longsoran berikutnya. Tebing di jalan ini cukup rawan longsor. Kami minta agar pemerintah daerah segera membangun dinding penahan di sini,” kata David. [wir]






