Mojokerto (Beritajatim.com) – Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moch Ali Kuncoro mengecek Penerangan Jalan Umum (PJU) di Mentikan Gg 1, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon.
Pemeriksaan dilakukan setelah dua warga setempat, Ahmad Sahid (58) dan Suprapti (58), tewas tersengat aliran listrik.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada lagi PJU yang tidak sesuai standar. Seluruh PJU maupun utilitas yang lain harus dalam kondisi aman dan tidak berpotensi adanya celah arus listrik yang terbuka.
Ali Kuncoro didampingi Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Mojokerto, Gagui Tri Prasetyo, juga takziyah ke rumah korban. Ia menyampaikan bela sungkawa dan turut melakukan sholat jenazah.
Selain itu, ia juga turut membacakan doa tahlil untuk kedua korban. Mewakili Pemkot Mojokerto, Ali Kuncoro juga memberikan uang santunan bagi keluarga korban yang ditinggalkan.
“Kami menyampaikan kepada keluarga korban untuk terus tabah karena Allah SWT tidak akan memberikan cobaan di luar kemampuan yang manusia punya. Memang sebelumnya sudah ada laporan kepada Lurah Mentikan terkait PJU yang rusak,” ungkapnya.
Laporan tersebut sudah ditindaklanjuti oleh Dinas Perhubungan. Namun ternyata ada satu PJU yang belum terlaporkan.
Pihaknya akan fokus pada solusi permasalahan dengan harapan kejadian serupa tidak terulang dan tidak ada lagi korban jiwa akibat tersengat aliran listrik.
“Intinya kami akan fokus pada solusi mengatasi masalah PJU ini. Dan untuk saat ini aliran listrik untuk PJU di Mentikan gang I sudah dimatikan untuk sementara. Selanjutnya akan dilakukan pengecekan lebih lanjut oleh Dinas Perhubungan untuk PJU yang ada di Mentikan,” pungkasnya. [tin/beq]
![Pj Wali Kota Mojokerto Cek PJU Usai Pasutri Tewas Tersetrum Pj Wali Kota Mojokerto Moch Ali Kuncoro saat mengecek PJU yang tak sesuai standart di Mentikan Gg 1, Kelurahan Mentikan Kecamatan Prajurit Kulon. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/12/IMG-20231223-WA0001_BLJ1JsMU54-1024x682.jpeg)






