Batu (beritajatim.com) – Penjabat (Pj) Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai mengingatkan sejumlah OPD untuk melakukan perubahan dalam kurun waktu tiga bulan. Dia menyatakan tidak akan segan memberikan teguran jika kedapatan OPD tak ada perubahan.
Aries menyampaikan tiga poin penting saat apel menjelang dimulainya libur Lebaran 19 hingga 25 April 2023. Tiga poin tersebut yaitu, pertama, libur Lebaran 2023 perlu diantisipasi agar menjaga kesehatan dan perlu hati-hati pada pelaksanaan, utamanya yang berkunjung ke saudara.
Kedua, memberikan catatan penting pada OPD yang sudah menunjukkan prestasi kinerja baik selama tiga bulan kepemimpinan dan menyampaikan OPD yang belum menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan. Ketiga, akan membentuk Posko Khusus, bersiaga selama liburan Idul Fitri 2023 bersama 12 OPD.
Ketiga hal tersebut disampaikan saat Apel Pagi bersama seluruh ASN dan Non ASN dalam rangka memberikan pesan libur lebaran.
Aries memberi apresiasi pada Dinas PUPR yang terus bergerak untuk memperbaiki jalan rusak dan berlobang setiap hari demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Baca Juga:
Kota Batu Segera Miliki Griya Yatimpreneur
“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang sudah melakukan rehabilitasi bencana yang ada di Kota Batu yang pencapaiannya maksimal dari kejadian 88 bencana sudah telah selesai 80 persen,” ungkap Aries.
Kemudian Dinas Pemadam Kebakaran yang bekerja diluar Tupoksi membantu OPD teknis untuk penanggulangan bencana dan kejadian yang bersifat membantu operasional pembersihan di lapangan. Dinas Lingkungan Hidup berhasil meningkatkan kebersihan dan keindahan kota utamanya pengaturan jam pengangkutan sampah perkotaan dan jadwal petugas melakukan pembersihan di jalan-jalan.

“Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) berhasil meningkatkan Pajak Daerah yang sangat signifikan pada Triwulan I yaitu Rp51 miliar meningkat 36 persen dibanding PAD Triwulan I Tahun 2022 sebesar Rp37,4 miliar,” sambung Aries.
Selanjutnya, Aries menyampaikan ada juga OPD yang belum menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan terhadap perubahan dan peningkatan kinerja. Ada tiga, yaitu pertama, Satpol PP terkait penataan PKL.
Kedua, Dinas Perumahan terkait izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) masih ditemukan bangunan baru yang tanpa ada proses perizinan. Dan ketiga, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu masih banyak reklame yang berakhir masa tayang dan tidak berizin, yang harusnya ditertibkan.
Termasuk terkait soal pembangunan yang harus disesuaikan Rencana Detail Tata Ruangnya (RDTR).
Aries Agung Paewai menegur OPD yang belum melakukan ada perubahan signifikan dan memberi arahan yang diinginkan ketika awal menjabat di Kota Batu. Antara lain, belum maksimal turun ke lapangan dalam rangka cek dan ricek langsung dan menanggapi cepat keluhan masyarakat.
“Ada 3 OPD yang masih belum melakukan perubahan signifikan, sesuai arahan saya pertama kali menjabat Wali Kota, yaitu sering turun ke lapangan dan menanggapi keluhan masyarakat secara cepat,” ujar Aries.
Satpol PP, masih ditemukan banyak PKL dan pedagang yang berjualan tidak pada tempatnya. Itu berdampak pada wajah kota ini Batu belum berubah signifikan. Dinas yang melayani perizinan (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu), masih belum memproteksi bangunan yang belum memiliki izin.
Baca Juga:
Lebaran, Stok Bahan Pokok di Kota Batu Tercukupi
“Banyak saya temukan saat keliling cek di lapangan, ada bangunan yang masih belum memiliki perizinan. Terus melakukan cek di lapangan dan kita turun bersama,” ungkapnya Aries memberi arahan.
Kemudian Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, yang melayani perizinan, jika ini tidak dilakukan penataan yang benar, maka ke depan akan mengancam tata kota, yang dikhawatirkan akan mengurangi ruang terbuka hijau. Sementara itu, Satpol PP jika tidak melakukan penertiban, banyaknya pedagang yang berjualan tidak pada tempatnya, jika dibiarkan akan merusak kebersihan dan keindahan kota.
Pada pada apel yang dihadiri oleh seluruh Pimpinan OPD, ASN dan Non ASN ini, Pj Wali Kota, menyampaikan bahwa pihaknya dengan 12 OPD membentuk Posko Khusus. Posko tersebut bersiaga selama liburan Idul Fitri 2023 mulai 19 April 2023 sampai dengan 25 April 2023. Aries bersama 12 OPD melakukan pemantauan langsung kondisi dan situasi saat libur Hari Raya Idul Fitri demi memberi keamanan dan kenyamanan masyarakat juga wisatawan.
“Karena Kota Batu Kota Wisata pasti akan ada kunjungan wisata selama libur Lebaran ini yang diprediksi antara 500 ribu sampai 600 ribu pengunjung yang akan masuk di Kota Batu, maka perlu kita persiapkan dengan baik untuk menyambut para wisatawan,” ungkapnya.
Kota Batu ingin menjadi tuan rumah yang baik bagi wisatawan sehingga 12 OPD membuka posko khusus di Rumah Dinas Wali Kota selama libur Lebaran. Poski ini diketuai salah satu Kepala OPD secara bergantian. 12 OPD akan memberi pelayanan antara lain meliputi kesehatan, prasarana jalan, prasarana wisata dan antisipasi bencana.
“Kita ingin menjadi tuan rumah yang baik bagi wisatawan, maka saya minta ada posko khusus dari 12 OPD terkait yang kita bentuk di Rumah Dinas Wali Kota yang diketuai salah satu OPD secara bergantian. Setiap hari 12 OPD akan memantau perkembangan arus wisatawan yang akan masuk di Kota Batu. Semua lengkap terkait kesehatan, prasarana jalan, prasarana wisata, antisipasi bencana dan lainnya,” jelasnya.
Pada akhir penyampaian, Aries memberi salam bagi keluarga, dan berpesan agar menjaga keluarga selama mudik. Dia mengingatkan tanggal 26 April 2023 agar kembali ke kantor dengan semangat baru untuk melakukan perubahan pada pelayanan kepada masyarakat. [dan/beq]






