Surabaya (beritajatim.com) – Tradisi untuk mudik tidak hanya dimiliki masyarakat Indonesia. Warga Malaysia juga banyak yang memanfaatkan libur panjang Idulfitri pulang kampung.
Tentunya jika ingin merasa nyaman dan aman dalam perjakanan, dibutuhkan sarana transportasi yang lebih menunjang. Banyak orang di Malaysia, sebelum lebaran ini memilih meminjam uang 10 ribu ringgit, setara dengan Rp33,2 juta dari akun EPF atau Employees Provident Fund (Dana simpan pinjam karyawan) mereka untuk membuat hidup lebih mudah selama beberapa bulan ini.
Pasangan Malaysia di akun TikTok @atikah_la_la_a juga meminjam 10 ribu ringgit dan mereka menggunakannya untuk membeli Perodua Kancil, atau sejenis dengan mini SUV bekas.
Meskipun video tidak benar-benar menunjukkan apa pun kecuali keluarga di dalam mobil, itu telah menjadi viral dengan 1,3 juta tayangan dan lebih dari 110 ribu suka.
@atikah_la_la_larezeki anak2 dapat duit kwsp terus beli kereta😊
Dilansir dari World of Buzz, Atikah, sang istri mengatakan bahwa 10 ribu itu sangat berarti karena selama ini mereka hanya memiliki sebuah sepeda motor tua.
“Sebelum ini, kami mengendarai sepeda motor dalam cuaca panas dan ketika bayi saya lapar, kami harus berhenti di pinggir jalan untuk membuat susu.”
Sekarang mereka memiliki mobil, meskipun kecil dan tua, setidaknya mereka terlindung dari matahari dan hujan saat bepergian antar tempat.
Di video viral lainnya, kita bisa melihat wajah anak sulung Atikah yang tersenyum yang tersirat bahkan dari balik maskernya karena itu adalah hari pertamanya pergi ke sekolah dan diantar sayang ayah naik mobil!
Setelah melihat video tersebut, beberapa warganet menyadari keistimewaan mereka.
“Memang benar bahwa kebahagiaan berbeda untuk setiap orang.”
“Ternyata ada orang yang lebih parah di luar sana. Begitu bahagianya bagi mereka walaupun mungkin bagi kita tidak seberapa, tapi bagi mereka, itu adalah pengorbanan yang besar. Kerja yang baik.”
Meskipun meminjam uang dari EPF mungkin tampak seperti langkah buruk bagi sebagian orang, ini jelas merupakan anugerah yang menyelamatkan bagi mereka yang membutuhkan. Karena pinjaman itu dapat menjadi berkah bagi mereka yang kekurangan secara ekonomi (adg/beq)






