Ringkasan Berita:
- Ketua DPC PKB Bojonegoro periode 2026–2031, Fauzan Fuadi, menargetkan minimal 16 kursi DPRD pada Pemilu 2029.
- Target tersebut meningkat tiga kursi dari perolehan PKB Bojonegoro saat ini sebanyak 13 kursi.
- Fauzan meminta seluruh pengurus DPC dan DPAC memperkuat konsolidasi untuk mencapai target politik tersebut.
- Selain menyiapkan target pemilu, PKB Bojonegoro melaporkan penyaluran bantuan air bersih setiap hari di sedikitnya lima titik kecamatan terdampak kekeringan selama dua bulan menjelang pengukuhan pengurus.
Bojonegoro (beritajatim.com) – Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bojonegoro periode 2026–2031, Fauzan Fuadi, menargetkan partainya meraih minimal 16 kursi DPRD pada Pemilu 2029. Target tersebut meningkat tiga kursi dibandingkan dengan perolehan PKB Bojonegoro saat ini sebanyak 13 kursi.
Target itu disampaikan Fauzan saat pengukuhan pengurus DPC dan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kabupaten Bojonegoro di kawasan Geosite Kayangan Api, Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Minggu (18/10/2026) malam.
Di hadapan para pengurus dan kader, Fauzan meminta seluruh jajaran partai memperkuat konsolidasi organisasi dan bekerja bersama untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
“Bantu kami menyukseskan pemilu yang akan datang, sekurang-kurangnya 16 kursi, sanggup?” ujar Fauzan yang disambut jawaban sanggup dari para pengurus.
Menurut Fauzan, pengukuhan kepengurusan bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kontribusi partai kepada masyarakat. Ia berharap seluruh pengurus DPC dan DPAC menjalankan amanah organisasi serta menjaga semangat perjuangan menjelang agenda politik mendatang.
Pemilihan Kayangan Api sebagai lokasi pengukuhan juga memiliki makna tersendiri bagi PKB Bojonegoro. Fauzan menyebut api yang terus menyala di kawasan tersebut sebagai simbol semangat perjuangan kader agar tetap terjaga dalam menjalankan amanah partai.
“Kenapa acara di Kayangan Api, karena kita ingin semangat kita, perjuangan kita, kobaran api semangat kita tidak akan pernah padam dan akan menjadi abadi selamanya kemenangan dan kontribusi kita bagi masyarakat Bojonegoro,” katanya.
Selain menyampaikan target politik, Fauzan memaparkan kegiatan sosial yang telah dilakukan kader PKB, salah satunya penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan. Ia menyebut, selama dua bulan menjelang pengukuhan, bantuan tersebut disalurkan setiap hari di sedikitnya lima titik kecamatan terdampak, mulai dari wilayah barat hingga ujung timur Kabupaten Bojonegoro.
Pengukuhan pengurus DPC dan DPAC PKB tersebut dihadiri Ketua Bidang Komunikasi dan Teknologi Informasi DPP PKB Ahmad Iman Sukri, anggota DPR RI Ratna Juwita Sari, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar, perwakilan DPW PKB Jawa Timur, pimpinan partai politik, badan otonom PKB, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Iman Sukri yang mewakili Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa pengukuhan pengurus merupakan amanah perjuangan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Hari ini saudara tidak sekadar dikukuhkan, hari ini saudara mengikatkan diri pada amanah perjuangan,” ujarnya saat mengambil sumpah jajaran pengurus.
Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan selamat kepada pengurus DPC dan DPAC PKB yang telah dikukuhkan. Ia juga mengapresiasi pemilihan Kayangan Api sebagai lokasi kegiatan karena dinilai dapat membantu memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
Setyo Wahono mengatakan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mendorong pengembangan geopark agar dapat masuk dalam jaringan geopark UNESCO. Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak untuk memperkenalkan potensi geologi dan wisata Bojonegoro.
Pada kesempatan itu, Setyo Wahono turut menyampaikan terima kasih atas dukungan PKB dalam perjalanan politiknya hingga menjabat sebagai Bupati Bojonegoro. [fif/beq]






