Jombang (beritajatim.com) – Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Jombang 2024 semakin dekat. Program unggulan terus disuarakan oleh pasangan nomor urut 2 H. Warsubi dan KH. Salmanuddin Yazid atau Gus Salman (WarSa).
Salah satu program unggulan mereka adalah Ekonomi Mandiri Berbasis Desa. Program ini diharapkan dapat membawa perubahan besar dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat desa di seluruh wilayah Kabupaten Jombang.
Pernyataan itu disampaikan oleh juru bicara paslon Warsubi-Salman, Subaidi Muchtar. “Program ini bertujuan untuk mengembangkan potensi ekonomi di pedesaan melalui pendekatan berbasis kemandirian lokal, tanpa harus sepenuhnya bergantung pada bantuan dari pusat atau kabupaten,” kata Subaidi, Rabu (9/10/2024).
Subaidi mengungkapkan, kemandirian ekonomi di setiap desa itu dengan memaksimalkan potensi yang ada. Baik itu dari sektor pertanian, industri kreatif, maupun pariwisata. Desa-desa akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jombang.
“Tentu saja, dengan dukungan dari pemerintah daerah yang akan mengarahkan dan memfasilitasi pengembangan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa),” kata Ketua Fraksi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) DPRD Jombang ini.
Strategi Utama Apa yang Disiapkan?
Subaidi menjelaskan ada beberapa strategi utama yang disiapkan pasangan WarSa untuk mewujudkan program ekonomi mandiri berbasis desa. Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan berusahan menumbuhkan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah).
Teknisnya, memanfaatkan bantuan pangan non-tunai. pengadaan beras, telur dan bantuan lainnya berasal dari desa setempat. Itu semua bisa dilakukan oleh para pelaku usaha. Sedangkan soal permodalan, pihaknya akan mengembangkan Kredit Usaha Mikro Daerah (Kurda).
Untuk menunjang keberhasilan program ini, Subaidi menjelaskan bahwa WarSa fokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di pedesaan melalui pelatihan dan pendampingan.
Pihaknya menyediakan program pelatihan bagi masyarakat desa terkait pengelolaan bisnis, inovasi produk, hingga pemasaran digital. Dengan demikian, masyarakat bisa lebih siap untuk mengelola usaha mereka secara mandiri dan kompetitif.

“Program Musrenbang berbasis segmentasi dan kelompok (millennial, petani, UMKM dan sebagainya). Infrastruktur yang memadai, termasuk akses jalan, air bersih, dan listrik, akan menjadi prioritas pembangunan desa. Tak hanya itu, digitalisasi desa juga menjadi kunci untuk memperluas pemasaran produk local,” sambungnya.
Program wifi gratis tingkat desa dan kelurahan, lanjutnya, bisa dimanfaatkan masyarakat untuk akses E-commerce berbasis desa. WarSa juga mendorong diversifikasi ekonomi di desa-desa.
“Desa yang selama ini bergantung pada sektor pertanian akan diarahkan untuk mengembangkan usaha kreatif lainnya, seperti pengolahan hasil pertanian, kerajinan tangan, hingga pengembangan pariwisata local,” paparnya.
Subaidi menyadari bahwa setiap desa punya potensi yang berbeda. Nah, pasangan WarSa ingin mengoptimalkan semuanya. Desa-desa dengan potensi wisata alam, misalnya, akan dibantu mengelola dan mempromosikan destinasi wisata mereka sehingga bisa menarik wisatawan.
Komitmen Membangun Jombang yang Maju dan Sejahtera

Pasangan Warsubi-Salman yang dikenal dengan nama WarSa menegaskan komitmennya untuk membangun Jombang dengan pendekatan yang inklusif dan memberdayakan masyarakat desa.
Paslon WarSa meyakini bahwa kunci kemajuan Jombang terletak pada kekuatan desa-desa yang mandiri dan berdaya saing tinggi. Dengan program ekonomi mandiri berbasis desa, WarSa berharap mampu menciptakan pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Jombang.
“Jika masyarakat desa diberdayakan secara ekonomi, Jombang akan lebih mandiri dan tidak mudah terpengaruh oleh dinamika ekonomi global. Desa-desa yang kuat akan menjadi fondasi bagi kemajuan kabupaten secara keseluruhan,” ujarnya.
Dengan strategi-strategi yang matang dan dukungan dari masyarakat, program ini diyakini dapat membawa perubahan signifikan bagi Jombang, khususnya dalam meningkatkan taraf hidup dan kemandirian masyarakat pedesaan.
“Pasangan Warsubi-Salman terus berupaya untuk merealisasikan visi tersebut dalam rangka Pilkada 2024, di mana mereka mengedepankan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi sebagai prioritas utama,” pungkasnya.
Seperti diketahui pasangan Warsubi-Salman atau WarSa adalah Cabup-Cawabup yang akan bertarung di Pilkada Jombang 27 November 2024. Pasangan nomor urut 2 ini diusung oleh sejumlah partai. Di antaranya, Partai Gerindra (8 kursi), PKB (12 kursi), Partai Golkar (5 kursi), PKS (3 kursi), serta Partai Nasdem (2 kursi). Totalnya 30 kursi.
Sedangkan partai non-parlemen yang memberikan rekomendasi untuk pasangan ini adalah PAN (Partai Amanat Nasional), PSI (Partai Solidaritas Indonesia) dan Partai Gelora. [suf]






