Blitar (beritajatim.com) – Pemilihan Bupati (Pilbup) Blitar 2024 mendatang bakal menjadi ajang pembuktian siapa yang lebih sakti antara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) vs Partai Amanat Nasional (PAN). Setelah bersama mengusung Rini Syarifah di Pilbup Blitar tahun 2020 lalu, kini PKB dan PAN berseberangan.
PKB tetap mengusung calon petahana yakni Rini Syarifah. Sementara PAN mengusung calon lain yakni Rijanto-Beky Herdiansyah sebagai calon bupati- wakil bupati. Antara PKB dan PAN pun bakal saling jegal demi calon yang diusungnya menang pada Pilbup Blitar 2024 ini.
Pertempuran panas antara PKB dan PAN ini pun bakal tersaji di Pilbup Blitar kali ini. Pada awal pendaftaran misalnya, koalisi Rijanto-Beky mengklaim bahwa PAN adalah faktor penentu kemenangan Rini Syarifah-Rahmat Santoso di Pilbup Blitar 2020 lalu.
“PAN dulu menjadi lawan, PAN saat itu menang, sekarang PAN bersama PDIP, maka kemenangan sudah pasti di tangan,” ucap Guntur Wahono, anggota DPRD Jawa Timur dari PDIP saat berorasi di acara deklarasi pasangan Rijanto-Beky beberapa waktu lalu.
Politikus senior PAN, Heri Romadhon secara tidak langsung juga menegaskan bahwa kemenangan pasangan Rini Syarifah-Rahmat Santoso pada tahun 2020 lalu merupakan buah kerja keras dari PAN.
“ Bersyukur bahwa Allah mentakdirkan yang tadi dibilang pak Guntur belum ada sejarahnya yang namanya PAN bergandengan dengan PDIP perjuangan. Alhamdulilah kemarin PAN mendukung pasangan bupati yang hari ini masih menjabat, ngapunten pak Guntur, ngapunten bu Erma dan ngapunten juga pak Rijanto, kami pada posisi menang tetapi alhamdulilah bahwa kemenangan itu insyaallah tanggal 27 November akan kita menangkan pasangan Rijanto-Beky yang diusung oleh kiai kondang Blitar Gus Iqdam dengan Sabilu Taubahnya,” ucap Heri Romadhon.
Ungkapan PDIP dan PAN itu pun direspon oleh PKB. Menurut PKB ungkapan itu hanyalah klaim semata dan siapapun boleh melakukan itu.
Seakan tidak mau kalah, PKB memberikan bukti bahwa di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 lalu, partainya masih lebih unggul dari PAN. Meski demikian PKB tidak mempermasalahkan soal ucapan-ucapan tersebut.
“ Soal klaim itu bebas lah siapa pun mengklaim boleh tapi kan kenyataannya sekarang yang menang kita dan buktinya di Pileg kita juga lebih unggul dari PAN kan begitu saja. Santai saja mau ngeklaim apapuns siapapun boleh,” ucap M. Rifa’i, Sekretaris PKB Kabupaten Blitar.
Lantas siapa yang bakal keluar sebagai pemenang di Pilbup Blitar 2024 ini. Apakah PKB dengan Rini-Ghoni atau PAN dengan Rijanto-Beky-nya. Tentu semua tergantung masyarakat Kabupaten Blitar. [owi/aje]






