Jakarta (beritajatim.com) – Hitungan mundur menuju Piala Dunia FIFA 2026 terus berjalan, dengan atmosfer kualifikasi yang makin memanas.
Turnamen sepak bola terbesar di dunia yang akan digelar dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026 ini, menjadi edisi ke-23 sekaligus yang paling megah dengan format baru yang akan diikuti oleh 48 negara.
Diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi pertama dalam sejarah yang melibatkan tiga negara tuan rumah sekaligus.
Format Kualifikasi dan Jumlah Tim
Sebanyak 48 tim akan ambil bagian. Rinciannya, 46 tim lolos langsung melalui kualifikasi di masing-masing konfederasi. Kemudian dua tim tambahan akan melaju melalui playoff antarbenua yang diikuti oleh enam negara.
Sementara Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko otomatis lolos ke Piala Dunia 2026 sebagai tuan rumah.
Sejauh ini sudah 13 negara yang sudah lolos ke Piala Dunia 2026. Mereka terdiri dari Amerika Serikat (12 penampilan), Argentina (19 penampilan), Australia (7 penampilan), Brasil (23 penampilan), Ekuador (5 penampilan).
Kemudian Iran (7 penampilan), Jepang (8 penampilan), Yordania (debut pada 2026), Kanada (3 penampilan), Korea Selatan (12 penampilan), Meksiko (18 penampilan), Selandia Baru (3 penampilan), dan Uzbekistan (debut pada 2026)
Yordania dan Uzbekistan mencetak sejarah sebagai wakil Asia yang akan tampil untuk pertama kalinya di Piala Dunia. Keduanya melewati fase kualifikasi yang sulit dengan penampilan solid dari para pemain muda dan pelatih berpengalaman.
Konfederasi Asia (AFC) mendapatkan delapan slot langsung pada edisi ini, peningkatan signifikan dari edisi sebelumnya. Hal ini memberi peluang lebih besar bagi negara-negara Asia seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Iran untuk menunjukkan kekuatan mereka, sembari membuka pintu bagi tim-tim baru seperti Yordania dan Uzbekistan.
Saat ini babak kualifikasi untuk zona Afrika (CAF), Eropa (UEFA), dan CONCACAF masih berlangsung.
Sementara itu, Hingga saat ini, belum ada satu pun tim Eropa (UEFA) yang resmi lolos ke Piala Dunia 2026. Empat kekuatan tradisional — Spanyol, Prancis, Jerman, dan Portugal — belum memulai kualifikasi mereka karena baru saja bertanding di final UEFA Nations League pekan lalu.
Sementara itu, tim-tim besar lainnya seperti Inggris, Italia, dan Belanda sudah memulai perjalanan mereka di babak kualifikasi. Kompetisi ini akan kembali digelar pada bulan Oktober, dan hasil-hasilnya akan sangat menentukan arah persaingan ke turnamen di Amerika Utara.
Dari zona Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF), baru tiga negara yang sudah dipastikan tampil di Piala Dunia 2026, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sebagai tuan rumah bersama. Selebihnya, semua negara masih harus bersaing untuk mendapatkan tempat.
Babak kedua dari total tiga babak kualifikasi baru saja berakhir hari Selasa. Tim-tim seperti Kosta Rika, Honduras, dan Jamaika masih punya peluang, dan akan melanjutkan perjuangan mereka pada babak berikutnya yang dijadwalkan dimulai pada bulan Oktober.
Selain itu, belum ada wakil dari benua Afrika (CAF) yang lolos sejauh ini. Tak ada pertandingan kualifikasi yang dimainkan selama bulan Juni, namun beberapa tim unggulan sudah menunjukkan dominasi di grup mereka.
Mesir saat ini berada di posisi yang kuat dalam grupnya, begitu juga Maroko dan Senegal yang tampil konsisten. Babak kualifikasi Afrika akan kembali dilanjutkan pada bulan Oktober dan diperkirakan akan menjadi salah satu yang paling kompetitif dalam sejarah zona ini.
Sementara itu, playoff antarbenua akan menentukan dua tiket terakhir untuk melengkapi daftar 48 negara peserta.
Dengan format baru dan lebih banyak negara peserta, Piala Dunia 2026 diprediksi akan menjadi turnamen yang paling inklusif dan menarik dalam sejarah. [faw/aje]






