Lamongan (beritajatim.com) – Menyambut tingginya antusiasme pecinta durian, Agrowisata D’King Durian Perkasa Farm, di Desa Brangsi, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, kembali menggelar Pesta KenDuren part 2.
Sama halnya dengan Pesta KenDuren sebelumnya, masyarakat Lamongan pun kembali menyerbu kegiatan ini. Bahkan, durian sebanyak 6 ton dari berbagai jenis yang disiapkan oleh pengelola ludes disantap para pengunjung.
Ketua Panitia Pesta KenDuren, A Zidny Kafa Perdana (25), menyampaikan bahwa acara ini merupakan lanjutan dari kegiatan yang digelar sebelumnya yakni pada Sabtu (1/7/2023) kemarin.
Perdana juga menyebut, pihak pengelola D’King Farm Perkasa menyediakan sebanyak 6 ton buah durian, baik durian dari pohon yang ditanam sendiri di kebun miliknya maupun durian yang didatangkan dari luar daerah.
Adapun beberapa jenis durian itu adalah duri hitam, musang king, masmuar, bawor, mimang, montong dan durian lokal super yang sebagiannya adalah hasil budidaya sendiri.
BACA JUGA:
Pesta KenDuren di Lamongan Sediakan 5 Ribu Durian Super
“Ada 6 ton buah durian yang kami sediakan, hanya dalam waktu satu jam langsung ludes. Sebagian durian itu kami datangkan dari luar wilayah, karena buah yang kita tanam tidak semuanya bisa dipanen sekarang, masih menunggu bulan Oktober mendatang,” ungkap Perdana, Senin (10/7/2023).
Terkait harga durian itu, Perdana mengaku, cukup variatif tergantung jenis durian dan ukurannya. Hanya saja, sambung Perdana, pengelola memberikan harga promosi untuk durian jenis lokal, yakni Rp15 ribu bagi 150 pengunjung pertama.
“Iya, ada promosi bagi 150 orang pengunjung pertama. Selain durian, kami juga menyediakan makanan dan minuman olahan durian lainnya. Ada juga buah jambu siumik pala. Jambu itu bisa langsung dipetik dan dinikmati di sini,” bebernya.
Lebih lanjut, Perdana bersyukur, kegiatan Pesta KenDuren ini diminati banyak pengunjung, baik yang berasal dari luar daerah Lamongan maupun lokal Lamongan sendiri. Para pengunjung yang datang cukup membayar biaya tiket masuk sebesar Rp10 ribu.
“Harga tiket masuk ke sini Rp10 ribu per orang, pengunjung juga akan mendapat jambu siumik pala, bisa memetik jambu dari pohonnya. Bisa dibawa pulang. Agrowisata ini baru kita launching pada tahun ini,” paparnya.
Agrowisata D’King Perkasa Farm ini, menurut Perdana, dirintis oleh orangtuanya yakni H. Sholahudin. Lokasi Agrowisata D’King Durian Perkasa Farm ini berdiri di lahan seluas 37 hektar, yang tersebar di Desa Brangsi, Kecamatan Laren dan sekitarnya.
BACA JUGA:
Kenduren Wonosalam Jombang Selesai, Begini Evaluasinya
Terdapat ribuan pohon durian dari berbagai jenis yang ditanam. Pohon-pohon durian itu mampu tumbuh subur dan berbuah dengan baik. Sedangkan untuk pohon jambu siumik pala, ditanam di atas lahan seluas 7 hektar.
“Agrowisata ini adalah salah satu bagian dari inovasi yang kami lakukan. Kami juga memberdayakan para petani lokal untuk membantu mengelola agrowisata ini. Buah dari kebun kita juga kami distribusikan ke market modern,” tambahnya.
Sekadar diketahui, Agrowisata D’King Farm Perkasa ini menawarkan suasana alam terbuka yang begitu asri, para pengunjung bakal dibuat betah saat singgah di agrowisata ini.
Tak cukup itu, di tempat ini juga disediakan arena outbond, kolam, gazebo, musala dan berbagai macam koleksi binatang menarik, sehingga para pengunjung yang datang bersama keluarga dan teman-teman dekat tak perlu khawatir jika ingin berlama-lama di tempat ini.
Tempat ini juga sangat rekomended bagi para pengunjung yang ingin berswafoto dan mengabadikan momen terbaiknya. Jarak lokasi Agrowisata D’King Perkasa Farm dengan pusat kota Lamongan sekitar 27 km, dengan waktu tempuh 40 menit. [riq/beq]






