Trenggalek (beritajatim.com) – Kedatangan AKBP Gathut Bowo Supriyono, S.H., S.I.K., M.Si., sebagai Kapolres Trenggalek untuk pertama kalinya di Mapolres Trenggalek disambut meriah dengan kalungan bunga dan gerbang pora oleh para perwira muda Polres Trenggalek sebagai ungkapan selamat datang. Acara berlangsung pada Sabtu (29/7).
Saat Kapolres baru tiba di Mapolres, ia diiringi oleh tari cucuk lampah dan diterima dengan hangat oleh pejabat lama, AKBP Alith Alarino, S.I.K, beserta istrinya, Ny. Novi Alith Alarino, di lobi Mapolres.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pelaporan satuan dan penyerahan buku kenangan dari pejabat lama kepada pejabat baru di Rupatama.
Dalam apel kesatuan yang dihadiri oleh seluruh anggota di halaman Mapolres, AKBP Alith menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh anggota yang telah memberikan dedikasi, waktu, tenaga, dan pikiran serta dukungan sepenuh hati selama bertugas di Kabupaten Trenggalek, sehingga menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, aman, dan damai.
Baca Juga: Main Layangan di Atas Sampan, 4 Pemuda di Lamongan Tenggelam
“Waktu berjalan sangat cepat dan tak terasa kita telah bekerja bersama selama satu tahun dalam suka dan duka, membawa Polres Trenggalek yang kita cintai menuju arah yang lebih baik dan memberikan kontribusi dalam menjaga Kamtibmas yang selalu kondusif,” ujar AKBP Alith.
Ia menegaskan bahwa hasil ini adalah buah dari kerja keras bersama sebagai tim yang hebat dan solid. Oleh karena itu, ia memberikan pesan kepada seluruh anggota untuk selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan institusi.
Sementara itu, AKBP Gathut dalam pidato perdananya menegaskan bahwa pihaknya akan melanjutkan apa yang telah dilakukan oleh AKBP Alith karena terbukti sukses dalam menciptakan situasi aman dan kondusif di Kabupaten Trenggalek.
Baca Juga: Membelot Dukung Ganjar, PDIP: Mundur atau Sanksi Pemecatan
“Karakter masyarakat Kabupaten Trenggalek adalah guyup rukun dan sangat menghargai adat dan budaya Mataraman. Kita akan lebih mendekatkan diri dengan masyarakat. Harus selalu hadir dan berada di tengah-tengah mereka. Menciptakan kedekatan dan membangun komunikasi yang harmonis,” ucapnya.
Selain itu, AKBP Gathut juga mengucapkan terima kasih kepada AKBP Alith atas perubahan dan prestasi yang membanggakan yang telah dicapainya selama menjabat selama satu tahun.
Usai apel kesatuan, AKBP Alith dan istrinya dilepas dengan kereta kencana yang ditarik oleh para pejabat utama dan anggota, sembari diiringi oleh tari tradisional Trenggalek, yaitu Jaranganan Turonggo Yakso, dari gerbang Mapolres hingga simpang tiga Widowati.
Baca Juga: Achsanul Qosasi: Sepakbola adalah Alat Pemersatu Bangsa
Suasana haru sangat terasa saat Perwira Menengah yang kini telah mendapat tugas baru sebagai Wadirpamobvit Polda Metro Jaya tersebut meninggalkan Mapolres. Selama satu tahun menjabat, banyak kenangan dan kegembiraan yang terukir bersama anggota.
Sebagai catatan, prosesi serah terima jabatan telah dilaksanakan beberapa hari sebelumnya di Mapolda Jatim, tepatnya pada tanggal 26 Juli 2023, yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim. Sementara rangkaian acara pisah sambut baru digelar pada hari ini. (ian/ian)






