Blitar (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum Kota Blitar telah mengumumkan 63 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) terpilih yang akan bertugas di Pemilu 2024 mendatang. Dari jumlah tersebut keterwakilan perempuan mencapai 36,5 persen.
Keterwakilan perempuan tersebut merupakan yang terbanyak dalam sejarah pesta demokrasi di Kota Blitar. Selama proses seleksi, KPU Kota Blitar memang memperhatikan banyaknya jumlah pemilih perempuan, sehingga dalam prosesnya keterwakilan perempuan di PPS Pemilu 2024 dapat melebihi target.
“Hasil seleksi PPS sudah kami umumkan, partisipasi perempuan dari hasil seleksi anggota PPS kota Blitar mencapai 36,5 persen, jumlah tersebut merupakan yang terbanyak selama gelaran pemilu di Kota Blitar,” kata Rangga Bisma Aditya Komisioner KPU Kota Blitar kepada beritajatim.com, Minggu (22/01/23).
Total ada 23 orang perempuan yang terpilih menjadi anggota PPS untuk Pemilu tahun 2024 mendatang. Sebanyak 23 orang tersebut tersebar di 3 kecamatan di Kota Blitar.
[berita-terkait number=”5″ tag=”KPU-Kota-Blitar”]
Di Kecamatan Sananwetan keterwakilan perempuan ada sebanyak 7 orang. Sementara untuk di Kepanjenkidul ada 7 orang perempuan yang terpilih menjadi anggota PPS Pemilu 2024. Keterwakilan perempuan terbanyak berada di kecamatan Sukorejo Kota Blitar yang berjumlah 9 orang.
Jumlah keterwakilan perempuan di PPS Pemilu tahun 2024 di Kota Blitar tersebut telah melebihi target. KPU Kota Blitar sendiri sebetulnya hanya memasang target keterwakilan perempuan di PPS Pemilu tahun 2024 sejumlah 30 persen.
Namun hasilnya justru melebihi target, hal itupun membuat KPU Kota Blitar merasa bersyukur karena kinerja mereka selama ini tidak sia-sia dalam meningkatkan keterlibatan perempuan dalam pemilu. “Dari 63 anggota PPS terpilih, sebanyak 40 orang atau sekitar 63,5 persen adalah laki-laki dan 23 nya merupakan perempuan,” imbuhnya.
Dengan mengingatnya jumlah anggota PPS perempuan maka jumlah laki-laki yang menjadi PPS Pemilu 2024 juga berkurang. Total ada 40 laki-laki yang terpilih menjadi anggota PPS Pemilu 2024 di seluruh Kota Blitar.
Keterwakilan laki-laki di 2 kecamatan yakni Kepanjenkidul dan Sananwetan berjumlah 14 orang. Sementara untuk kecamatan Sukorejo keterwakilan laki-laki hanya berjumlah 12 orang saja.
Seluruh peserta terpilih baik laki-laki maupun perempuan sebelumnya telah mengikuti serangkaian tes mulai dari admistrasi, tulis hingga yang terakhir seleksi wawancara.
KPU Kota Blitar pun menjamin seluruh proses seleksi tersebut dijalankan secara jujur dan terbuka untuk semua peserta. Rencananya para PPS Pemilu 2024 terpilih tersebut akan dilakukan pelantikan pada 24 Januari 2023 mendatang. “Sesuai jadwal, pelantikan anggota PPS Pemilu 2024 akan dilakukan serentak pada 24 Januari 2023 mendatang,” pungkasnya.
Jumlah pendaftar anggota PPS Pemilu 2024 yang diadakan oleh KPU Kota Blitar sendiri mencapai 425 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 272 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak melaju ke tahap tes tulis berbasis CAT.
Di tahap seleksi tes tulis sebanyak 182 pendaftar dinyatakan lolos dan berhak melaju ke tahap wawancara. Dan akhirnya setelah proses seleksi wawancara terpilih lah 63 orang anggota PPS Pemilu 2024 Kota Blitar. Sementara 63 lainnya sebagai pengganti jika terjadi kendala pada anggota PPS Pemilu terpilih. (owi/kun)






