Malang (beritajatim.com) – Menjamurnya Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Alun-alun Merdeka Kota Malang membuat taman kota terlihat kumuh dan tidak nyaman bagi pengunjung. Butuh kerjasama antara organisasi perangkat daerah agar persoalan PKL musiman dapat diselesaikan secara tuntas dan tidak berulang.
Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Malang, Mustaqim Jaya mengatakan Satpol PP tidak bisa bekerja sendirian. Karena secara aset Alun-alun Merdeka atau Alun-alun Malang berada di Dinas Lingkungan Hidup (DLH Kota Malang). Sedangkan pembinaan PKL ada di Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan atau Diskopindag Kota Malang.
“Kami kan lihat fungsi asetnya. Alun-alun Merdeka ini berada di kewenangan DLH. Seharusnya DLH dulu yang mengimbau agar PKL tidak masuk. Kalau DLH sudah tidak bisa, bisa bersurat ke kami dan kami akan lakukan penertiban, penindakan,” ujar Mustaqim, Senin, (7/4/2025).
Mustaqim menyebut tugas dan fungsi Satpol PP Kota Malang adalah penegak Perda. Mereka akan bertindak melakukan penertiban jika ada surat yang masuk. Sebelum melakukan penindakan mereka juga harus menjalankan standar operasional prosedur atau SOP. Seperti memberikan peringatan sebanyak 3 kali sebelum bertindak.
“Jadi lihat dulu objek aset yang didatangi PKL itu. Karena kami pun juga punya SOP, tidak bisa langsung kami tindak. Harus ada peringatan pertama sampai ketiga,” ujar Mustaqim.
Menurutnya pembinaan PKL hingga relokasi PKL adalah tugas Diskopindag. Dia pun mendorong semua OPD di Pemkot Malang yang berhubungan dengan PKL Alun-alun Merdeka untuk bekerja bersama menuntaskan persoalan PKL.
“Terkait pembinaan PKL, pendataan PKL, pengawasan PKL itu ada di tusinya Diskopindag. Apabila mereka tidak bisa melaksanakan fungsinya maka bisa bersurat ke kami. Posisi Satpol PP kan melakukan penegakan Perda. Bukan pembinaan PKL ataupun penataan relokasi. Semua OPD harus melaksanakan tupoksi sesuai kewenangannya masing-masing. Kalau misal di sini ada PKL, tanyakan dulu ke Diskopindag apakah sudah dilakukan pembinaan, pendataan. Mudah-mudahan semua OPD bergandeng tangan untuk bisa menuntaskan ini,” ujar Mustaqim. (Luc/kun)






