Kediri (beritajatim.com) – Skuad Persik Kediri kembali menjalani latihan perdana usai libur Lebaran di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Senin sore (23/3/2026), dengan fokus pemulihan kondisi fisik dan persiapan menghadapi laga penting berikutnya.
Sebelumnya, tim berjuluk Macan Putih tersebut mendapatkan jatah libur sejak 13 Maret hingga 22 Maret 2026 untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga.
Dalam sesi latihan awal ini, sejumlah pemain lokal dan asing turut ambil bagian, di antaranya Adrian Luna, Jon Toral, Jose Enrique, Imanol Garcia, Leonardo Navacchio, Kiko Carneiro, Chechu Meneses, Ernesto Gomez, hingga Rodrigo Dias.
Manajer Persik Kediri, Syahid Nur Ichsan, mengatakan kondisi pemain diharapkan lebih segar setelah menjalani masa libur.
“Pemain sudah kita beri libur, dan merayakan hari raya bersama keluarga. Tentunya kondisi mereka sudah sangat baik secara fisik maupun secara mental. Kita berharap dengan kondisi positif tersebut pemain dapat lebih fokus untuk menjalani pertandingan sisa yang ada dan memberikan hasil terbaik untuk tim,” katanya.
Persik Kediri dijadwalkan menghadapi laga kandang melawan Persijap Jepara pada 6 April mendatang. Pertandingan tersebut menjadi momentum penting untuk meraih poin penuh demi memperbaiki posisi klasemen.
Saat ini, Persik berada di peringkat ke-12 dengan raihan 29 poin, dengan selisih poin yang relatif tipis antar tim.
“Jarak poin saat ini sangat berdekatan, jadi peluang untuk memperbaiki posisi di klasemen masih terbuka. Kami berharap tim bisa memaksimalkan sisa pertandingan, terutama saat bermain di kandang,” ujar Syahid.
Ia menegaskan pentingnya memanfaatkan laga kandang agar tidak kehilangan poin.
“Dengan selisih poin yang tipis, kami tidak boleh kehilangan poin lagi, khususnya di laga kandang. Itu kunci untuk mendongkrak posisi di klasemen,” imbuhnya.
Selama masa persiapan, tim pelatih akan memfokuskan program latihan pada pemulihan kebugaran pemain, serta menggelar internal game sebagai simulasi pertandingan.
“Fokus kami saat ini mengembalikan kondisi kebugaran pemain. Akhir pekan ini kemungkinan diisi dengan internal game sebagai simulasi, karena pekan berikutnya sudah masuk ke pertandingan,” jelasnya.
Sementara itu, pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, menyebut kondisi pemain cukup baik meski belum sepenuhnya kembali ke level sebelum libur.
“Kondisi mereka cukup baik. Namun memang mereka belum berada di level seperti sebelum liburan, tapi kondisinya baik. Hari pertama sampai hari ketiga latihan pasti terasa lebih berat, tapi setelah itu mereka akan semakin membaik setiap hari,” ujarnya.
Ia menilai masa libur memberikan dampak positif bagi kondisi mental pemain.
“Liburan bagus untuk mengisi ulang energi. Sekarang mereka kembali dengan energi baru. Memang latihan pertama terasa berat, tapi saya melihat mereka dalam kondisi yang baik, lebih rileks dan fokus,” katanya.
Persik Kediri memiliki waktu sekitar dua pekan untuk mematangkan persiapan menghadapi Persijap Jepara, dengan fokus awal pada pembenahan internal tim, termasuk peningkatan koordinasi lini pertahanan.
“Kami harus lebih kompak sebagai satu tim. Tentu pertahanan menjadi fokus utama kami, dan kami terus berusaha untuk membuat lini pertahanan semakin baik,” tegas Marcos.
Memasuki pekan berikutnya, tim pelatih akan mulai menyusun strategi khusus untuk menghadapi Persijap Jepara, termasuk skema permainan dan detail teknis lainnya. [nm/beq]






