Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan resmi memulangkan salah satu putra daerahnya, Risqki Putra Utomo, setelah sempat merantau, memperkuat Persipal Palu.
Kembalinya pemain yang akrab disapa Boski itu diharapkan mampu menambah kedalaman skuad Laskar Joko Tingkir, khususnya di lini serang.
Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, mengaku menaruh harapan besar terhadap kontribusi Boski. Menurutnya, selain kualitas teknis, faktor emosional sebagai putra daerah, menjadi nilai lebih yang dimiliki Boski.
“Ya, yang pasti dia kan anak daerah, pasti punya semangat kedaerahan. Dan saya pikir dia juga punya banyak pengalaman, pernah juga bermain di Persela sebelumnya,” kata Bima Sakti, Jumat (6/2/2026).
Bima juga mengungkapkan bahwa komunikasi dengan Boski sudah terjalin sejak lama. Bahkan, momen pertemuan di laga Persela kontra Persipal Palu, menjadi awal kepastian kembalinya sang pemain ke Stadion Surajaya.
“Kemarin di pertandingan di Palu juga saya sempat ngobrol waktu Boski ngambil air minum di bench kita. Saya bilang, Boski, baliklah ke Persela. Dia jawab, Ya, insya Allah tahun depan. Ternyata nggak harus tahun depan, tahun ini sudah bisa kembali ke Persela,” ujarnya.
Ketertarikan Bima Sakti terhadap Boski bukan tanpa alasan. Pelatih berusia 50 tahun itu menilai Boski memiliki skill yang mumpuni serta karakter bermain yang ngotot.
“Saya lihat dia punya skill bagus, kemudian ngotot juga. Kelebihannya banyak. Waktu lawan Persela, dia juga banyak menyulitkan pertahanan kita. Semoga ke depan dia bisa lebih baik lagi,” tutur Bima.
Selain mendatangkan Boski, Persela Lamongan juga memperkuat sektor penjaga gawang dengan merekrut Yanuar, mantan kiper Sriwijaya FC. Bima Sakti menilai Yanuar sebagai aset jangka panjang bagi tim.
“Usianya masih muda, 23 tahun. Kita juga mikir ke depannya. Semoga dia bisa terus berkembang, performanya semakin baik, dan ke depan bisa memberikan yang terbaik untuk Persela,” pungkasnya. (fak/ted)






