Jember (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya berhasil mempertahankan gelar juara Piala Soeratin Jawa Timur U13, di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Rabu (17/1/2024). Mereka berhasil mengalahkan Bima Putra Kota Blitar 4-0 (2-0).
Gol Persebaya dicetak Diesta Putra Jawara pada menit 10 dan 39, Rahmad Danu Wijaya pada menit 30, Satrya Putra Ahmad pada menit 53. Kemenangan ini lebih telak daripada final musim sebelumnya di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Senin (13/2/2023). Saat itu Persebaya menang 2-0 atas Bima Putra.
Dengan kemenangan ini, Persebaya tak hanya menjadi juara, tapi juga mencetak rekor tak terkalahkan dan tak pernah kebobolan sepanjang turnamen Piala Soeratin Jawa Timur U13. Bertanding sejak 6 Januari 2024, Persebaya U13 tak hanya terkalahkan dalam sembilan pertandingan.
Mereka mencatatkan 45 gol dan tak pernah kebobolan. Kemenangan terbesar 9-0 diraih atas Bafa Kota Batu di Jember, 7 Januari 2024. Kemenangan terkecil atas Pusura 2-0 pada 11 Januari 2024.
Pelatih Persebaya U13 Dani Cantona menyebut anak-anak asuhnya bermain luar biasa sepanjang turnamen Piala Soeratin Zona Jawa Timur. “Alhamdulillah, atas izin Allah kami diberi kelancaran. Kami diberi juara 1 dan berangkat ke putaran nasional. Semua ini berkat kerja keras pemain, pengurus, dan semua wali murid yang mendukung kami. Semoga kami diberi kelancaran sampai juara nasional,” katanya.
Dani memuji pengorbanan para pemain untuk menghadapi Piala Soeratin. “Kami mempersiapkan latihan selama empat bulan. Berlatih lima kali setiap minggu, mengorbankan jam sekolah, mengorbankan waktu bersama keluarga. Semoga ini awal yang baik untuk melangkah,” katanya.
Apa rahasia Persebaya U13 sehingga bisa rakus gol sekaligus rapat dalam bertahan? “Kami sebetulnya awalnya lebih banyak membenahi pertahanan. Setelah cukup solid, baru kami melangkah ofensif. Alhamdulillah di setiap latihan ofensif, pemain menerapkan apa yang saya sampaikan, sehingga setiap pertandingan tak ragu dalam melakukan penyelesaian akhir,” kata Dani. Semua gol Persebaya tercetak melalui skema bermain yang tertata.
Persebaya tak punya banyak waktu untuk menghadapi kompetisi Piala Soeratin U13 nasional. “Insyaallah babak nasional digelar bulan ini. Kami berfokus pada pemulihan kondisi pemain saja. Kami hanya menjaga tempo permainan. Saya rasa tidak ada beban. Insyallah kami akan berangkat dengan penuh percaya diri,” kata pria berusia 27 tahun ini. [wir]






