Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya secara resmi meluncurkan skuad dan jajaran tim pelatih untuk menghadapi kompetisi Super League 2025/2026. Acara peluncuran digelar Sabtu malam (19/7/2025) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, dan disambut antusias ribuan Bonek yang memadati tribun stadion.
Peluncuran ini menandai langkah baru Bajul Ijo dalam menyongsong musim yang diprediksi semakin kompetitif. Tak hanya menghadirkan pemain-pemain baru yang memperkuat semua lini, manajemen Persebaya juga memperkenalkan lima sosok penting di balik strategi dan kekuatan teknis tim musim ini.
1. Eduardo Perez Moran – Pelatih Kepala
Eduardo Perez merupakan pelatih asal Spanyol yang sudah cukup dikenal publik sepak bola Indonesia. Ia menggantikan Paul Munster sebagai pelatih kepala Persebaya. Perez sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia dan pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan Persija Jakarta pada 2019. Ia sempat melatih PSS Sleman pada awal 2020, namun mengundurkan diri karena perbedaan pandangan teknis dengan manajemen klub.
2. Shin Sang-gyu – Asisten Pelatih
Pelatih asal Korea Selatan ini dikenal publik sepak bola nasional karena pernah menjadi bagian dari tim pelatih Timnas Indonesia sebagai asisten fisik di bawah Shin Tae-yong. Di Persebaya, Shin kini dipercaya mengisi posisi asisten pelatih untuk mendukung program latihan dan kebugaran tim.
3. Uston Nawawi – Asisten Pelatih
Legenda Persebaya, Uston Nawawi, kembali dipercaya menjadi asisten pelatih. Ia diharapkan menjadi jembatan antara pelatih asing dan pemain lokal. Dengan pengalaman panjang sebagai pemain, Uston membawa nilai historis dan semangat khas Bajul Ijo ke dalam ruang ganti, serta memperkuat identitas lokal tim.
4. Felipe Americo Martins – Pelatih Kiper
Pelatih kiper asal Brasil ini memulai karier kepelatihan di akademi Botafogo sebelum melanjutkan karier internasionalnya di Indonesia sejak 2017 bersama Barito Putera. Ia sempat bergabung dengan Arema FC, Rans FC, dan terakhir menukangi lini kiper Persita Tangerang di Liga 1 musim 2024/2025. Pengalamannya dinilai mampu mengangkat kualitas penjaga gawang Persebaya.
5. Andri Suyoko – Pelatih Fisik
Andri Suyoko adalah akademisi yang aktif sebagai dosen di Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Ia dikenal memiliki latar belakang kepelatihan berbasis sains olahraga. Dalam laman resmi Unesa, Andri tercatat sebagai alumnus angkatan 2008, mengampu 48 mata kuliah dalam setahun terakhir, dan telah mempublikasikan artikel ilmiah di jurnal akademik.
Dengan komposisi pelatih yang menggabungkan pengalaman internasional dan kekuatan lokal, Persebaya bertekad tampil solid dan kompetitif sepanjang musim Super League 2025/2026. [faw/beq]






