Surabaya (beritajatim.com) – Pasca kecurangan yang terjadi di dua pertandingan antara Persib Bandung dan Persik Kediri secara resmi manajemen Persebaya Surabaya melayangkan surat protes ke Komite Wasit PSSI Pusat.
Hal ini bukan tanpa alasan, perkara pelanggaran yang ada di kotak penalti tidak diakui oleh wasit. Surat itu rupanya telah diterima.
“Sudah (terima surat dari Persebaya,” ujar Ketua Komite Wasit, Ahmad Riyadh saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu (14/12/2022).
Lebih lanjut dikatakan Riyadh, segera akan memanggil wasit-wasit yang kepemimpinannya dianggap kontroversial.
Pemanggilan ini, kata dia, masih dalam proses. Apabila terbukti, akan ada sanksi dari Komite Wasit.
“Wasit salah dan segera ada tindakan. Dalam proses (pemanggilan),” ujarnya
Sementara itu, pelatih Persebaya, Aji mengingatkan, salah satu yang membuat sepak bola berkualitas ialah wasitnya.
Mantan pelatih Persela Lamongan ini merasa kalau Persebaya selalu dikerjain oleh pengadil lapangan.
“Kalau dipimpin dengan wasit seperti ini, bagaimana sepak bola kita ini. Saya tidak fitnah. Saya mengatakan sebenarnya.
Memang jujur itu pahit. Jangan sakit hati kalau disampaikan. Ini buktinya, komentator juga sampaikan ini 100 persen penalti,” ungkap dia.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya”]
Saya tidak mengerti, kenapa selalu Persebaya yang dikerjain.
Padahal kita melakukan sepak bola bersih. Persebaya tidak pernah macem-macem. Selalu melakuan peraturan yang rule,” pungkas Aji.(way/ted)






