Jakarta (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya kembali harus merogoh kocek dalam-dalam akibat ulah sejumlah oknum suporternya. Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp70 juta kepada klub berjuluk Bajul Ijo tersebut.
Sanksi tersebut diberikan menyusul insiden yang terjadi pada pertandingan antara Persebaya Surabaya melawan Arema FC pada tanggal 7 Desember 2024 lalu.
Dalam pertandingan tersebut, sejumlah penonton Persebaya kedapatan melakukan tindakan indisipliner dengan melempar botol minuman ke lapangan sebanyak tiga kali, tepatnya pada menit ke-43, 71, dan 84.
Selain itu, satu buah flare juga dinyalakan oleh penonton yang berada di tribun Selatan. Atas pelanggaran tersebut, Komdis PSSI memutuskan untuk memberikan denda sebesar Rp20 juta untuk setiap insiden pelemparan botol, dan denda tambahan sebesar Rp50 juta untuk penyalaan flare. Total, Persebaya harus membayar denda sebesar Rp70 juta.
Sanksi ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi Persebaya Surabaya. Klub maupun suporternya diharapkan dapat lebih menjaga ketertiban dan sportivitas dalam setiap pertandingan. (faw/kun)






