Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya ingin menutup musim 2022/2023 happy ending. Laga terakhir Persebaya, akan menjamu Dewa United, Sabtu (15/4/2023) besok di Stadion Gelora Joko Samudra, Gresik. Untuk itu, Persebaya berambisi untuk meraih kemenangan di laga terakhirnya.
Aji Santoso, pelatih Persebaya dalam konferensi persnya, Jumat (14/4/2023) mengatakan bahwa menjamu Dewa United adalah kesempatan untuk bisa bertengger di urutan 6 klasemen pada akhir kompetisi sesuai targetnya.
Oleh sebab itu, Aji meminta pemainnya bisa menyudahi euforia kemenangan saat melawan Arema FC dan fokus pada melawan Dewa United. “Ini pertandingan terakhir. Kita ingin happy ending dengan meraih kemenangan agar harapan kami finish di urutan 6 terwujud. Dan itu bukan sebuah prestasi yang buruk,” ungkap Aji.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/peristiwa/mbok-yem-pemilik-warung-di-gunung-lawu-magetan-turun-diangkut-tandu/
Karena, lanjut Aji, dibanding musim lalu yang finish di urutan 5, musim ini Persebaya berjuang dengan materi 90 persen pemain baru. “Musim ini formasi dan materi kami baru, jadi berhenti diurutan nomor 6 bukan prestasi yang jelek. Musim ini pemain inti kami hanya tersisa Ernando Ari dan Alwi Slamat saja. Jika kita turun satu tingkat, menurut saya sudah luar biasa,” ungkap Aji.
Namun, Aji masih harus bekerja keras di pertandingan terakhir melawan Dewa United supaya bisa mencapai harapan itu. Antisipasinya, para pemain tidak boleh meremehkan Dewa United.
“Tidak ada garansi tim papan tengah bertanding melawan tim papan bawah tidak bisa kalah, para pemain jika ingin menang jelas harus kerja keras dan fokus. Kesempatan ini masih terbuka lebar, saya wanti-wanti kepada pemain harus memiliki mental fight seperti bermain di laga sebelumnya melawan Arema FC, ” ungkap Aji.
Sementara Alta Ballah, mengaku semua pemain sudah siap bertanding di laga terakhir. “Laga besok adalah laga terakhir. Pelatih ingin menutup dengan happy ending, dan kami sebagai pemain ingin berusaha masimal dan bermain maksimal besok,” ungkap Alta.
Diketahui, satu hari jelang pertandingan, Persebaya tidak mengambil official trainning karena sudah mengambil sebelumnya dan tim memilih meliburkan diri untuk mengembalikan kebugaran dengan jadwal recovery yang sangat padat. Namun secara kondisi, semua pemain dalam kondisi bagus, hanya Brilyan Aldama yang ada sedikit cidera. (way/kun)






