Surabaya (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Surabaya dan Bonek menyayangkan tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab atas pengerusakan Wisma Persebaya di Jalan Karanggayam, Surabaya. Manajemen Persebaya juga menyayangkan atas kejadian biadab itu.
Dihubungi melalui telepon selulernya, Ram Surahman Sekretaris Persebaya mengatakan bahwa perusakan Wisma Persebaya di Karanggayam membuat kondisinya porak poranda. Pihak Persebaya pun berharap hal ini bisa diproses secara hukum.
Ram Surahman mengatakan, hari ini akan ada pertemuan dengan beberapa pihak. “Ada pertemuan dengan Bonek, pihak Pemkot atau kepolisian, salah satunya mencari solusi soal piala gimana,” kata Ram, Jumat (27/8/2021).

Menanggapi kerusakan Wisma Persebaya, Ram berharap akan dilakukan proses hukum. Wisma tersebut juga masih berstatus sengketa, oleh karena itu Persebaya tidak dapat mengakses.
“Kita berharap ini bisa diproses hukum akan tindakan pidana. Itu kan Wisma Persebaya sendiri status tanahnya sengketa, Persebaya ga isok ngakses kesana, pihak bersengketa juga ga bisa ke sana,” jelasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”wisma-persebaya”]
Pihaknya pun menyesalkan atas kejadian tersebut. Dimana kondisi Wisma Persebaya saat ini sudah miris dan memprihatinkan. “Tapi kemudian kita menyesalkan sampai terjadi penjarahan,” ujarnya.
“Tapi ini serba salah juga. Harapan kita penegak hukum bisa memproses, karena ini kan penjarahan,” pungkasnya.
Sebelumnya kondisi memprihatinkan terjadi di Wisma Persebaya. Oknum yang tidak dikenal memporak porandakan ruang tengah lantai 1. [way/but]






