Jakarta (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya masih punya asa untuk berlaga di kompetisi Asia musim depan. Sayangnya hal ini tidak bisa diraih dengan mudah. Sebab, nasib Persebaya juga bergantung ke tim lain.
Bajul Ijo, julukan Persebaya, menghadapi Bali United dalam pekan pemungkas Liga 1 musim 2024/2025. Pertandingan ini digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Jumat (23/5/2025) malam.
Persebaya saat ini duduk di posisi keempat di klasemen Liga 1 dengan torehan 56 poin. Jika ingin finis runner-up dan berkompetisi di level Asia musim depan, Persebaya wajib menang lawan Bali United.
Tidak sekadar mengalahkan Bali United, Persebaya bisa finis di posisi kedua dengan syarat Dewa United tidak raih poin dan Malut United gagal menang pada pekan pemungkas.
Malut United akan menghadapi tuan rumah Persija Jakarta pada pekan pemungkas. Sedangkan Dewa United bermain di Pakansari melawan PSBS Biak.
Selain harus bergantung nasib ke tim lain, Persebaya saat ini dalam rekor yang kurang baik lantaran hanya mampu meraih hasil imbang secara berturut-turut dalam empat laga terakhirnya.
Terakhir kali anak asuh Paul Munster tersebut meraih kemenangan ialah ketika menumbangkan Madura United dengan skor 1-0 pada pekan ke-29 lalu.
Selain itu, Persebaya juga punya rekor buruk saat berjumpa Bali United. Dalam sebelas pertemuan sebelumnya, Persebaya hanya mencatat empat kemenangan dan satu laga imbang. Sedanglan Bali United berhasil memenangi enam laga lawan Bajul Ijo.
Menariknya, Bali United selalu menang dalam lima laga terakhir di Liga 1 saat berhadapan dengan Persebaya. Terakhir kali Bajul Ijo berhasil menumbangkan Bali United ialah pada 25 Maret 2022 lalu dengan skor 3-0. (faw/ian)






