Surabaya (beritajatim.com) – Asisten pelatih Persebaya Surabaya, Uston Nawawi, mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada komunikasi secara langsung atau verbal dengan pelatih kepala anyar Persebaya, Bernardo Tavares, yang dijadwalkan tiba pada awal Januari 2026 mendatang.
Uston menegaskan, pada laga kandang melawan Persijap Jepara yang berakhir dengan kemenangan telak 4-0, seluruh tanggung jawab teknis masih berada di tangan tim pelatih yang ada saat ini. Ia menyebut belum ada koordinasi khusus terkait transisi kepelatihan jelang kedatangan pelatih baru tersebut.
“Untuk komunikasi secara verbal memang belum ada. Itu sepenuhnya menjadi tugas manajemen. Kalau memang pelatih baru bisa datang awal Januari, tentu kami bersyukur,” ujar Uston, Minggu (27/12/2025).
Menurutnya, hingga Bernardo Tavares resmi bergabung dan mulai bekerja bersama tim, seluruh proses persiapan dan pertandingan masih menjadi kewenangan tim pelatih sementara. Ia juga memastikan fokus utama saat ini adalah menjaga performa tim agar tetap konsisten.
Lebih lanjut, Uston menyampaikan bahwa evaluasi menyeluruh akan segera dilakukan guna mempersiapkan laga berikutnya. Evaluasi tersebut mencakup aspek permainan, kondisi pemain, hingga kebutuhan tim ke depan.
“Evaluasi pasti langsung kami lakukan untuk persiapan melawan tim berikutnya,” katanya.
Uston juga menyinggung kemungkinan adanya penambahan pemain di bursa transfer mendatang. Namun, menurutnya, keputusan tersebut akan menyesuaikan kebutuhan dan keinginan pelatih kepala baru setelah resmi menangani Persebaya.
“Soal penambahan skuad, itu nanti menjadi keinginan dari pelatih kepala yang baru. Di masa transisi ini, kami ingin pelatih dan pemain bisa saling terhubung dengan baik,” imbuhnya.
Seperti diketahui, satu pekan sebelumnya manajemen Persebaya Surabaya telah resmi memperkenalkan Bernardo Tavares sebagai pelatih kepala baru. Mantan pelatih PSM Makassar tersebut dijadwalkan tiba di Surabaya pada Januari 2026 bersama jajaran asisten pelatihnya untuk memulai era baru di skuad Bajol Ijo.






