Jakarta (beritajatim.com) – Dewa United gagal memetik poin ketika berjumpa dengan tuan rumah Madura United di Stadion Gelora Bangkalan pada Sabtu (15/2/2025) sore. Madura United memenangkan laga ini dengan skor telak 3-1.
Dewa United yang menduduki ranking kedua di klasemen sementara Liga 1, dijagokan memenangkan pertandingan ini. Sebab tim Madura United sedang dalam performa buruk dan tertatih-tatih di papan bawah.
Sayangnya, Dewa United gagal memaksimalkan pertandingan ini untuk mendapatkan kemenangan. Mereka justru hancur lebih di tangan Laskar Sape Kerrab.
Madura United tancap gas dengan unggul 2-0 pada babak pertama. Kedua gol itu dicetak Iran Junior menit ke-25 dan Youssef Ezzejjari menit ke-34.
Dewa United sempat memperkecil kedudukan menjadi 1-2 lewat gol Egy Maulana Vikri pada menit ke-91. Namun Madura United memastikan keunggulan menjadi 3-1 lewat gol Andi Irfan menit ke-90+1.
Sementara itu, Dewa United harus bermain dengan sepuluh orang pada awal babak kedua, setelah Ricky Kambuaya dikartu merah menit ke-58.
Hasil ini membuat Madura United naik ke peringkat 16 dengan koleksi 20 poin dari 23 pertandingan. Sedangkan Dewa United tertahan di posisi dua dengan 40 poin dari 23 laga.
Kekalahan Dewa United menjadi kabar baik untuk Persija Jakarta (39 poin) dan Persebaya Surabaya (38 poin) yang berada di peringkat tiga dan empat klasemen sementara.
Persija akan menghadapi pemuncak kasemen sementara Persib Bandung (49 poin) pada Minggu (16/2/2025). Sementara Persebaya akan menjamu PSBS Biak pada Sabtu (15/2/2025) Sabtu malam.
Jika Persebaya mengalahkan PSBS dan Persija kalah dari Persib, maka Bajul Ijo akan naik ke peringkat dua dengan 41 poin. Tapi jika Persebaya menang dan Persija menang, maka Persija akan naik ke ranking dua dan Persebaya di possisi tiga. (faw/kun)






