Malang (beritajatim.com) – DPR RI, Kementerian ESDM dan Pemerintah Kota Malang secara resmi menyerahkan 75 penerangan jalan umum (PJU) tenaga surya (TS) yang telah terpasang di area persawahan hingga perkampungan di Kelurahan Tlogowaru, Kedungkandang, Kota Malang pada Sabtu, (13/1/2024).
Kepala Subdirektorat Pengawasan Pembangunan Infrastruktur EBTKE Kementerian ESDM Agung Feinuddin menjelaskan bahwa 75 unit PJU TS yang terpasang berasal dari aspirasi masyarakat melalui anggota DPR RI dapil Malang Raya, Moreno Soeprapto.
“Di Malang Raya ada 420 unit PJU TS, 175 di Kota Malang dan 75 terpasang di Tlogowaru. Untuk mengurangi ketergantungan kepada listrik zalah satu solusinya memakai tenaga surya. Karena bisa mengurangi krisis energi dan penghematan tagihan listrik,” ujar Agung.
Setelah dipasang dan menerangi kawasan Tlogowaru. Kementerian ESDM berharap ada efek ekonomi yang bisa dirasakan oleh masyarakat. Sebab, PJU TS menerangi akses utama warga di Tlogowaru.
Secara teknis, selama 2 tahun pertama maintenance dikelolo kementerian melalui rekanannya. Setelah itu diserahkan ke Pemkot Malang melalui DPUPRPKP dan Dishub. PJU TS tersebut mampu menyimpan tenaga listrik hingga 250 watt dan akan menyala otomatis sejak pukul 18.00 hingga 06.00 WIB. ”Jika tidak ada panas atau sinar matahari PJU TS bisa bertahan selama 3 hari,” imbuh Agung.
Sementara itu, anggota Komisi VII DPR-RI Moreno Suprapto berharap PJU TS ini memberi manfaat bagi masyarakat setempat. Sebelumnya, dia telah melaksanakan survei dan verifikasi. Setelah dianggap layak maka PJU TS langsung dipasang. “Ya kita ada verifikasi survei dan juga setelah itu kita ajukan ke Kementerian ESDM. Tenaga surya kita manfaatkan dari tenaga matahari dan juga tidak ada kabel dan sebagainya jadi ramah lingkungan,” ujar Moreno.
Sementara itu, Kepala DPUPRPKP Kota Malang Dandung Djulharijanto juga berharap kehadiran PJU TS menambah perkembangan ekonomi masyarakat sekitar. Sekaligus menekan angka kriminalitas pada malam hari.
”Ini bisa memudahkan masyarakat untuk aktivitas dalam perekonomian, karena tlogowaru ini adalah salah satu wilayah pemasok pertanian di Kota Malang. Dan bisa mendapat meminimalisir kriminalitas pada malam hari,” ujar Dandung. (luc/kun)






