Surabaya (beritajatim.com) – Perpustakaan Universitas Ciputra (UC) Surabaya membuat pohon natal dari 1000 buku entrepreneur yang didirikan di Corepreneur UC. Pohon setinggi 5 meter itu, dibangun memakai buku-buku koleksi UC Library bertopik Entrepreneur.
Buku enterpreneur sendiri merupakan koleksi unggulan dari Perpustakaan UC Surabaya yang terkenal dengan tagline ‘Creating World Class’.
Yehuda Abiel alias Abi, Kepala Perpustakaan UC menjelaskan bahwa pohon natal memiliki filosofi tersendiri, dimana pohon adalah sebuah tumbuhan yang selalu bertumbuh. Diharapkan, setiap mahasiswa atau civitas akademika yang melihat pohon natal 1000 buku entrepreneur ini memiliki semangat dan kerinduan untuk selalu bertumbuh.
“Dengan melihat pohon ini saya berharap mahasiswa bertumbuh tidak hanya secara fisik, namun bertumbuh dalam pengetahuan dan wawasan melalui buku-buku yang ada di Perpustakaan,” ujar Abi, Kamis (15/12/2022).
Ia menjelaskan, menjelang tahun 2023 banyak prediksi mengatakan akan terjadi banyak hal yang tidak baik dalam perekonomian, bahkan terjadinya resesi. Sehingga, banyak orang menjadi ciut hati.
“Nah, melalui pohon natal ini, yang biasanya menggunakan pohon cemara, dimana pohon cemara terkenal kuat bertahan dalam kondisi extreme (ketinggian dan dingin), kami ingin menampilkan replika pohon cemara dengan membuat pohon natal 1000 buku entrepreneur dengan tujuan dapat membangkitkan semangat untuk kuat, bertahan bahkan bisa maju pesat di tengah kondisi yang tidak baik,” bebernya.
Di sisi lain, pemilihan lokasi corepreneuer sebagai salah satu strategi Perpusatakaan UC untuk mengimplementasikan konsep Guerilla Marketing yang terkenal menampilkan ide kreatif dalam ber-marketing. Tentunya, lebih efektif dan dapat menjangkau bagi generasi milenial khususnya mahasiswa.
[berita-terkait number=”4″ tag=”universitas-ciputra”]
“Pohon natal di Corepreneur UC Tower ini bisa dikatakan sebagai pancingan kepada civitas agar semakin penasaran kepada UC Library yang terletak di gedung lain, yaitu Gedung UC Main Building. Niat membaca buku pun bisa naik, karena informasi dari buku-buku dipertanggungjawabkan keabsahannya dan dapat juga dijadikan referensi dalam mereka melakukan kegiatan,” terang Abi.
“Di beberapa titik pada badan pohon natal kami berikan QR Code yang jika di-scan akan diarahkan ke video panduan menuju UC Library. Selain itu ada juga QR Code yang mengarahkan ke layanan dan program UC Library yang tentunya sangat bermanfaat,” imbuhnya. [ipl/but]







