Lamongan (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya mulai melakukan perbaikan geometri jalan rel di perlintasan sebidang No. 317 Jalan Jaksa Agung Suprapto, Lamongan, mulai 29 Juli hingga 9 Agustus 2025. Perbaikan ini dilakukan untuk mengembalikan dan meningkatkan kondisi fisik rel agar sesuai dengan standar keselamatan operasional kereta api.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menjelaskan bahwa pekerjaan perbaikan dilakukan secara bertahap, mencakup pembongkaran aspal, penggantian rel dan bantalan, hingga pengaspalan ulang.
“Perbaikan dilakukan bertahap meliputi pembongkaran aspal, penggantian rel dan bantalan, hingga pengaspalan ulang,” kata Luqman, Senin (28/7/2025).
Pekerjaan dimulai dengan tahap pembongkaran, perbaikan, dan pemadatan yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 29 Juli hingga 1 Agustus. Pada tahap ini, jalan akan ditutup sebagian untuk mendukung kelancaran proses perbaikan.
Kemudian, pada tanggal 2 dan 3 Agustus, dilakukan perbaikan yang mengharuskan penutupan jalan secara total selama dua jam. Selanjutnya, masa penstabilan berlangsung pada 4 hingga 8 Agustus, sebelum dilakukan pengaspalan ulang pada 9 Agustus, dengan penutupan sebagian jalan kembali diberlakukan.
“Sebelum proses pekerjaan berlangsung, KAI Daop 8 Surabaya telah berkoordinasi dengan Polres Lamongan dan Dishub Lamongan terkait pengaturan lalu lintas agar dampak terhadap pengguna jalan dapat diminimalkan,” ujarnya.
KAI juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan pihak kepolisian dan menggunakan jalur alternatif selama masa perbaikan guna menghindari kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi proyek.
“Sebagai sosialisasi juga telah dipasang banner pemberitahuan kepada pengguna jalan di berbagai titik,” ujar Luqman.
Luqman menambahkan, penutupan jalan secara total akan dilakukan pada malam hingga dini hari untuk meminimalkan gangguan terhadap aktivitas warga dan arus lalu lintas.
“Selama pekerjaan berlangsung, akses kendaraan di sekitar lokasi akan terganggu, oleh karena itu masyarakat diharapkan dapat merencanakan perjalanan lebih awal dan memilih rute lain demi kelancaran aktivitas,” ucap Luqman. [fak/beq]







1 Komentar
Hallo ring road kenapa?