Peristiwa

Warga Terdampak Gempa Malang Salat Tarawih di Teras Musala yang Ambruk

Malang (beritajatim.com) – Salat tarawih perdana digelar warga Dusun Krajan, Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Senin (12/4/2021) malam ini. Salat tarawih memasuki datangnya bulan suci Ramadan 1442 Hijriyah tahun ini, jatuh pada hari Selasa (13/4/2021) besok.

Suasana pun terlihat sunyi. Musala di Dusun Krajan, Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang ini, terdampak guncangan gempa dahsyat magnitudo 6,1 pada Sabtu (10/4/2021) pukul 14.00 wib lalu.

Akibat kejadian itu, teras musala ambruk. Rumah warga yang berdampingan dengan musala, juga roboh nyaris rata dengan tanah. Menurut Edi Sutrisno, jamaah Salat Tarawih berjamaah yang juga warga Dusun Krajan, mengatakan, dampak gempa sangat dirasakan bagi warga setempat.

“Biasanya sebelum ada gempa, salat tarawih di mushola ini selalu penuh. Saat ini karena banyak yang mengungsi dan rumah warga banyak yang rusak, sehingga suasana salat tarawih menjadi berbeda,” ungkap Edi, Senin (12/4/2021) malam.

Kata Edi, bangunan mushola masih bisa digunakan. Meski sebagian bangunan seperti teras roboh. “Harapan kami bisa secepatnya diperbaiki. Sehingga fasilitas tempat ibadah bisa kembali digunakan warga,” tegasnya.

Sementara itu, pantauan beritajatim.com malam ini, masjid besar yang ada di tengah Dusun Krajan, Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, juga menggelar salat Tarweh berjamaah.

Ratusan warga nampak memadati masjid menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1442 Hijriyah tahun ini. Sebagian warga di tenda-tenda pengungsian juga sangat antusias menyambut bulan suci Ramadan. Mereka bahkan menggelar tradisi Megengan, yakni menyambut 1 Ramadan 1442 Hijriyah dengan berdoa bersama-sama di dalam tenda-tenda pengungsian. [yog/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar