Mojokerto (beritajatim.com) – Stadion Gajah Mada di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto dipenuhi sampah. Sebuah video terkondisi stadion milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto ini viral di media sosial (medsos) Facebook (FB).
Video berdurasi 2.49 menit tersebut memperlihat kondisi stadion penuh sampah lengkap dengan keterangan dan ajak untuk membersihkan sampah. Pengugah video, Bung Dinno juga memberikan penjelasan terkait kondisi stadion yang menjadi home base PS Mojokerto Putra (PSMP) tersebut.
Isi keterangan video tersebuy yakni ‘Wong’e Teko Rek… Mene onok agenda PRA LAUNCHING MATCH menjamu PASURUAN UNITED,Sabtu launching,tanggal 5 Desember 2023 LIGA 3 PERKOPIAN wes di mulai… Ayoo aksi sosial rekk,njupuk i sampah nak HOME BASE kita… Ingat… !!! Kita jadi TUAN RUMAH lho…yohhh…’
Sementara suara pengunggah video menceritakan kondisi terakhir pasca Pengajian Umum yang menghadirkan Gus Iqdam. “Alhamdulilah berkah sampah-sampah sudah yang ditinggalkan para jamaah ngaji bareng Gus Iqdam. Puluhan ribu yang datang di Stadion Gajah Mada,”
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto, Norman Handito menjelaskan, selain membayar retribusi sewa sesuai Peraturan Daerah (Perda) ke pihak pengelola, penyewa juga harus mematuhi syarat ketentuan yang ada.
BACA JUGA:
Bupati Mojokerto Launching Aplikasi ‘Siap Ramah’ Milik RSUD Prof dr Soekandar
“Sewa kepada kami selaku pengelola stadion dengan, satu mematuhi syarat ketentuan yang ada dan dua membayar retribusi sewa sesuai Perda. Kesadaran warga untuk buang sampah pada tempatnya atau melokalisir sampah memang masih rendah,” ungkapnya.
Menurutnya, penyewa harus turut bertanggungjawab atas keutuhan fasilitas dan kebersihan stadion pasca acara digelar. Sehingga saat setelah acara digelar kondisi baik fasilitas maupun stadion sudah dalam kondisi bersih kembali. Namun ia tak menyebut terkait sanksi yang diberikan saat hal tersebut diindahkan.
“Penyewa harus turut bertanggungjawab atas keutuhan fasilitas dan kebersihan stadion. Namun info dari staf kami, sudah dilakukan pembersihan, meskipun belum kelar. Dilanjutkan sampai bersih,” katanya.
Selasa (28/11/2023) malam, Pengajian Umum menghadirkan Muhammad Iqdam Khalid yang akrab disapa Gus Iqdam digelar di Stadion Gajah Mada Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Hikam II Blitar dihadirkan salah satu warga Mojokerto.
BACA JUGA:
Wali Kota Mojokerto Cek Ketersediaan Epiji dan Pupuk Bersubsidi
Pengajian umum tersebut digelar rangka haul dan peresmian Masjid As-Sunartin di Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Selain menghadirkan pendakwa muda Nadhatul Ulama (NU), juga dimeriahkan Hadrah Sabilul Taubah dan Al Muhajirin Barokah.
Puluhan ribu masyarakat Mojokerto dan sekitarnya datang memenuhi Stadion Gajah Mada sejak Selasa sore. Puluhan ribu masyarakat tersebut bertahan hingga acara pengajian selesai dengan kondisi menggunakan alas dan membawa makanan dan minuman (mamin). [tin/beq]






