Sumenep (beritajatim.com) – Kebakaran hebat meludeskan tiga rumah sekaligus. Kebakaran itu terjadi di Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. Tiga rumah yang terbakar itu milik Achmad Jufri, Masuri, dan menantu Masuri.
“Rumah Achmad Jufri dan Masuri ini terbuat dari kayu dan bambu. Karena itu, rumah mereka dengan cepat habis dilalap api. Sedangkan rumah menantu Masuri dindingnya batu bata sehingga lebih tahan api. Namun atap rumahnya ludes terbakar,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, Sabtu (21/10/2023).
Saat kejadian kebakaran, rumah dalam keadaan kosong karena penghuninya sebagian ada di RSI Kalianget karena ada yang sakit, sebagian lagi membantu tetangga hajatan pernikahan.
Awalnya Achmad Jufri dan Halimatus Sakdiyah membantu tetangan yang mempunyai hajatan pernikahan. Mereka kemudian mengunci rumahnya. Sekitar setengah jam berikutnya, Achmad Jufri pulang kerumahnya untuk menaruh makanan dari hajatan. Namun ia tidak masuk ke rumah, hanya di teras rumah.
“Tak berselang lama, Masuri melihat dapur rumah Achmad terbakar. Karena dapur terbuat dari kayu dan bambu, maka apir dengan cepat membesar dan merembet ke rumah-rumah sebelahnya,” ungkap Widiarti.
Warga kemudian mencoba memadamkan api dengan alat seadanya, sambil menunggu kedatangan mobil pemadam kebakaran. 15 menit berikutnya, 2 unit mobil pemadam kebakaran tiba dilokasi untuk memadamkan api. Satu jam berikutnya, api berhasil dijinakkan.
“Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun kerugian materi cukup besar. Sekitar Rp 600 juta, termasuk kendaraan 2 unit kendaraan yakni Honda Beat dan Suzuki Satria,” terang Widiarti.
Dari keterangan sejumlah saksi, kebakaran itu disebabkan elpiji di dapur bocor. “Sekarang sudah dipasang police line di lokasi kebakaran. Selain itu, kami juga mengamankan 1 kompor gas dan 3 tabung gas elpiji 3 kg, serta sisa lelehan panci,” terangnya. (tem/kun)
BACA JUGA: Bupati Sumenep Launching Jersey Anyar Perssu






