Peristiwa

Tiga Orang Meninggal, Kampung di Jember Bikin Status ‘Wilayah Ngeyel Keplak’

Warga wilayah Kendalan, Dusun Semboro Pasar, Desa Semboro, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, Jawa Timur pasang peringatan, Jumat (6/8/2021)

Jember (beritajatim.com) – Tiga orang meninggal beruntun di wilayah Kendalan, Dusun Semboro Pasar, Desa Semboro, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Warga pun sepakat melakukan isolasi kampung dan membuat status ‘Wilayah Ngeyel Keplak’.

Isolasi kampung itu sudah berjalan sejak sepekan lalu. Setelah tiga orang warga RT 1, RT 2, dan RT 3 RW 21 meninggal dunia, sejumlah warga mendadak juga sakit. Akhirnya setelah ditelusuri, diketahui 45 orang dari 100 orang di sana yang terkonfirmasi positif Covid.

Mereka akhirnya memutuskan untuk melakukan isolasi mandiri dan memasang portal larangan keluar masuk kampung. “Mereka melakukan isolasi mandiri bukan atas perintah siapa-siapa,” kata Kepala Desa Semboro Antoni.

Sebuah papan pengumuman tertempel di ujung gang. ‘Perhatian! Dilarang Masuk Wilayah Kendalan. Anda Memasuki Wilayah Ngeyel Keplak’. “Warga menutup portal supaya tidak ketularan dari luar dan menularkan virus,” kata Antoni.

Selain itu, warga membuka dapur umum untuk melayani warga yang melakukan isolasi mandiri. Bantuan berdatangan dari komunitas pemuda, Lembaga Amil Zakat Infaq Sodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU), dan anggota DPRD Jember.

Makanan dan obat diantarkan tiga kali sehari: pagi, siang, dan malam. “Petugas mengantarkan makanan sekaligus menunggui warga yang isomasi mandiri agar meminum obat,” kara Antoni.

Mereka melakukan isolasi mandiri di bawah pengawasan puskesmas, relawan, dan pemerintah desa. “Alhamdulillah sekarang banyak yang sembuh,” kata Antoni. Dari 45, tinggal 23 orang yang isolasi mandiri, Kamis (5/8/2021).

Antoni memuji kesadaran warga tersebut. Selama ini pemerintah desa sudah melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro melalui rukun tetangga. “Kami kontrol atau tracing rutin. Ketika ada yang positif, kami dampingi kunjungan pihak tenaga kesehatan. Kami laksanakan semua prosedur di pemerintahan,” katanya.

Pengurus rukun tetangga, rukun warga, dan kampung melakukan pemantauan intensif terhadap warga yang melakukan isolasi mandiri di 90 RT, 32 RW, dan tiga dusun yakni Dusun Semboro Lor, Semboro Pasar, dan Semboro kidul. [wir/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar