Peristiwa

Pembunuhan Sadis Bocah 4 Tahun

Tersangka Ambil Perhiasan Korban, Masukkan Korban Dalam Karung dan Membuangnya di Sumur Tua

Kapolres Sumenep AKBP Darman memberikan keterangan pers terkait pembunuhan bocah 4 tahun

Sumenep (beritajatim.com) – Tindakan SL (perempuan), warga Dusun Tambaagung, Desa Tambaagung Ares, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep tergolong sadis. Ibu muda berumur 27 tahun ini nekat menghabisi nyawa Selfy Nur Indah Sari (4), dengan tangannya sendiri.

“SL sudah kami tetapkan sebagai tersangka, dan terhitung hari ini, tersangka kami tahan di Polres. Dari hasil pemeriksaan, tersangka melakukan aksinya sendirian,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Darman, Kamis (29/04/2021).

Selvy Nur Indah Sari, 4 tahun, warga Desa Tambaagung Ares, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep ditemukan pada Rabu (21/04/2021), dalam kondisi meninggal terbungkus karung, dibuang di dalam sebuah sumur tua di Desa Ambunten Tengah. Sumur tua yang berjarak sekitar 3 km dari rumah korban itu berada jauh dari pemukiman warga. Putri dari pasangan suami istri (pasutri) alm. Abd. Ghani dan Hamidah tersebut dilaporkan hilang sejak Minggu (18/04/2021). Pembunuhan terhadap balita yatim ini didahului dengan perampasan perhiasan korban.

“Menurut pengakuan tersangka, eksekusi terhadap korban dilakukan di dalam rumah tersangka. Mata korban ditutup dengan kain,” ungkap Darman.

Tersangka mengawali aksi sadisnya ketika melihat korban sedang membasuh tangan di kamar mandi milik Bu Karimah, tak jauh dari rumahnya. Kemudian tersangka mendekati dan merangkul korban, sambil melepas kalung, gelang, dan anting-anting korban.

Tersangka kemudian mengajak korban untuk ikut ke rumahnya. Setelah korban berada di dalam kamar, tersangka mengambil kerudung hitam dan ditutupkan pada mata korban. Kemudian tersangka melakukan kekerasan pada korban.

“Tersangka lalu mengambil karung warna putih di depan rumahnya, dan memasukkan korban ke dalam karung. Kemudian tersangka membawa karung berisi korban dengan naik sepeda motor, dan membuangnya ke sumur mati di pinggir pantai Dusun Pandan, Desa Ambunten Tengah,” papar Darman.

Sumur tua tempat tersangka membuang korban cukup jauh dari pemukiman warga. Korban baru ditemukan tiga hari berikutnya oleh warga yang melakukan pencarian. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal. (tem/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar