Jombang (beritajatim.com) – Tempat usaha rosok atau barang bekas yang ada di Desa Murukan Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang terbakar, Jumat (17/11/2023) malam. Si jago merah baru bisa dipadamkan pada Sabtu (18/11/2023) pukul tiga dini hari.
Tempat usaha milik Ali Kuswantono (40) itu berukuran 15 meter x 50 meter. Di dalamnya, tumpukan barang bekas yang didominasi botol plastik menumpuk tak beraturan. Sekelilingnya dipagari menggunakan terpal.
Nah, benda-benda itulah yang membuat sulit melakukan pemadaman. Sudah begitu, di lokasi juga jauh dengan sumber air. Praktis, si jagom merah yang meluluhlantakkan lokasi pada Jumat malam baru bisa dipadamkan Sabtu dini hari.
“Dugaan sementara, disebabkan adanya sisa pembakaran sampah yang dilakukan pekerja pada sore hari. Pembakaran sampah plastik tersebut belum benar-benar padam, tetapi ditinggal. Nah, ketika terkena hembusan angin, muncul bunga api yang menyebabkan terbakarnya tempat pemilahan barang bekas tersebut,” ujar Samidi, koordinator Pos Damkar Mojoagung Jombang, Sabtu (18/11/2023).
BACA JUGA: Kandang Berisi Ribuan Ayam di Jombang Terbakar
Samidi menjelaskan, selain sejumlah petugas, pihaknya juga menerjunkan satu mobil damkar dan satu tangki penyuplai air. Begitu tiba di lokasi, tim langsung melakukan pemadaman. Slang air disemprotkan ke obyek yang terbakar.
Petugas mengalami beberapa kendala saat pemadaman. Semisal, kesulitan mendapatkan sumber air dan tumpukan botol plastik yang susah dibongkar. Makanya pemadaman berlangsung sampai dini hari. “Kerugian ditaksi Rp 150 juta,” pungkas Samidi. [suf]






