Bojonegoro (beritajatim.com) – Tanah ambles membuat rumah warga di Dusun Gedangan RT 01 RW 05 Desa Kedungrejo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro terancam ambruk. Sejumlah warga bahkan ada yang sudah pindah karena tanahnya habis termakan longsor.
Tanah ambles dari tebing sungai itu kini mengancam sedikitnya lima rumah warga di sekitar. Tanah ambles yang menyebabkan longsor tebing sungai itu dengan panjang kurang lebih 200 meter, lebar longsor 100 meter, dengan kedalaman antara 15-20 meter.
Menurut salah seorang warga setempat, Mbah Satun mengaku, satu empyak bangunan rumahnya sudah dirobohkan karena termakan longsor. Satu rumah yang dirobohkan itu bagian depan. Kini, keluarga Mbah Satun menempati bangunan rumah bagian belakang yang masih tersisa.
“Mulai longsor dan mengenai rumah sekitar satu tahun lalu, akhirnya dibongkar dan pindah di rumah belakang, sebagai rumah utama,” ujarnya, Rabu (05/07/2023).
Selain rumah milik Mbah Satun, beberapa rumah warga yang juga terdampak diantaranya milik Ngadi yang sudah pindah ke RT 05 RW 04 Desa Kedungrejo. Ia pindah di tanah pribadi yang dibangun rumah baru. Kemudian, Sumadi, dan sudah membuat rumah di Desa Geger, Kecamatan Kedungadem.
Selanjutnya rumah Parno, yang saat ini posisi rumah sudah hampir longsor. Bangunan kamar mandi milik Parno yang terpisah dengan rumah utama sudah tergerus. Untuk mengantisipasi longsor susulan, Parno membangun rumah baru di Desa Ngelajang, Kecamatan Kedungade. [lus/but]
BACA JUGA:







