Peristiwa

Tak Kuat Nanjak, Truk di Ponorogo Masuk Jurang 10 Meter

Petugas kepolisian memeriksa bangkai truk yang terguling di dalam jurang. (Foto/Polsek Ngebel)

Ponorogo (beritajatim.com)Kejadian kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Kecamatan Ngebel. Tepatnya di tikungan jurang Sekembang Desa Sempu.

Laka tunggal ini terjadi saat truk dengan nomor polisi AE-1568-YE tidak kuat menanjak, sehingga mundur dan masuk ke jurang sedalam 10 meter. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. “Iya tadi siang ada laka tunggal, truk masuk jurang,” kata Kapolsek Ngebel AKP Eko Murbiyanto, Kamis (14/1/2021).

Laka tunggal itu berawal saat truk berwarna kuning yang dikemudikan oleh Ega Ari Permana (22) dan kernetnya Doni Mahardika (23) muatan sembako menuju arah Ngebel.

Sesampainya di TKP jurang sekembang kondisi jalan menanjak. Saat itu sang sopir akan mengurangi gigi persneling truk, namun tiba-tiba mesinnya mati. Mengetahui mesin mati, kernet langsung keluar turun untuk berusaha mengganjal truk. Namun, upaya itu tidak berhasil. Sehingga mengakibatkan truk mundur dan masuk jurang dengan kedalaman 10 meter.

“Saat akan mengurangi gigi perseneling, mesin tiba-tiba mati, karena jalannya menanjak, truk akhirnya mundur dan masuk jurang sedalam 10 meter,” katanya.

Meski truk masuk jurang, sopir dan kenek truk bisa menyelamatkan diri. Meski akibat peristiwa tersebut, sopir mengalami luka bakar, terkena tumpahan air panas dari radiator di bahu sebelah kanan. Namun, dalam kondisi sadar. Sementara itu rekannya yang merupakan kernet, tidak mengalami luka apa-apa.

“Mendapatkan laporan tersebut, petugas kami langsung ke TKP, mengevakuasi korban untuk segera mendapatkan perawatan medis. Beruntung tidak sampai memakan korban jiwa. Sopir hanya mengalami luka bakar,” pungkasnya. (end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar