Peristiwa

Salat Idul Adha di Surabaya Ini Sangat Ekslusif: Di Depan Rumah Masing-masing

Surabaya (beritajatim.com) – Ratusan warga Ngagel Tirto ini memilih secara ekslusif menjalankan salat ied dengan cara pyshical distansing di depan rumah warga masing-masing, Jumat (31/7/2020) pagi. Salat yang dilakukan setiap Rukun Warga ini terlihat cukup khusyuk meski dengan penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi.

Menggelar salat ied di depan rumah dengan penerapan pyshical distansing supaya menekan angka penyebaran dan sentuhan namun tetap bisa menjalankan ibadah menjadi salah satu alasan warga menggelar ibadah secara tertutup ini.

Salah satu warga, Hartik Suryani (57) mengatakan sudah dua lebaran ini warga menggelar salat ied di depan rumah masing-masing. Saat lebaran Idul Fitri dan sekarang Idul Adha.

Menurutnya dengan penerapan seperti ini sudah sesuai dengan arahan pemerintah yang selalu mengingatkan untuk jaga jarak, namun kita tetap bisa beribadah.

Yang menarik sebelum salat para warga ini sudah disediakan pet kampung di setiap 4 rumah dan di sediakan hand senitizer sebelum duduk di area sholat. Bahkan warga pun tak perlu membawa koran untuk alas karena sudah disediakan.

“Jadi ibadah di kampung kami ini benar-benar berjarak, dan hanya warga gang 3 saja yang boleh ikut salat, Meski ada batasan yang terpenting kita tetap menjalankan ibadah. Dan di sini cukup lumayan sebelum salat disediakan handsanitizer, buat warga yang belum wudhu bisa langsung di kran kampung yang ada di setiap 4 rumah dan sudah disediakan alas koran ibadah tetap bisa khusyuk,” ungkap Hartik kepada beritajatim.com.

Dengan tertib, ratusan warga ini dengan khusyuk menjalankan salat ied yang dimulai sejak pukul 06.00. Yang menarik dalam satu gang, ada dua gelaran salat ied yang dilaksanakan. Hal ini dilakukan untuk penerapan pyshical distancing di setiap wilayah rukun warga maka di gelar secara terpisah. [way/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar