Banyuwangi (beritajatim.com) – Event sepeda sport bertajuk Banyuwangi Blue Fire Ijen KOM 2023 kembali digelar. Menyuguhkan rute menantang namun memanjakan bagi para pecinta sepeda balap di seluruh penjuru tanah air.
Founder mainsepeda.com Azrul Ananda menyebut, Banyuwangi Blue Fire Ijen KOM tahun ini jika dibandingkan dengan event yang sama tahun sebelumnya. Karena pasti akan ada pengalaman berbeda bagi para peserta.
Tahun ini, kata Azrul, ada 350 peserta yang bakal melintasi rute paling ditakuti oleh para pesepeda. Mereka akan melewati jalur erek-erek sepanjang 9 km yang menantang. Tanjakan pada rute ini mencapai 25 persen hingga 31 persen.
Baca Juga: Keren, Banyuwangi Raih Penghargaan Sekda Terbaik dalam Digital Leadership Government Awards 2023
“Ini lebih berat dari Bromo KOM Challenge,” kata Azrul.
Rute ini juga menjadi arena yang sama dilintasi oleh para pembalap sepeda dalam event kejuaraan balap sepeda International Tour de Banyuwangi Ijen.
“Peserta Tour de Ijen yang merupakan pembalap kelas dunia saja menuntun (sepedanya i rute tersebut). Apalagi kami-kami. Pasti lebih seru,” ungkap Azrul.
Jalur erek-erek ini merupakan rute segmen baru dalam event Banyuwangi Blue Fire Ijen KOM. Pada tahun sebelumnya, garis finish berada di titik sebelum segmen erek-erek.
Baca Juga: Konvoi PSHT Tembus Pusat Kota Surabaya, Diwarnai Aksi Kejar-Kejaran
Menurut Azrul, jalur yang akan dilewati pada Banyuwangi Blue Fire Ijen KOM juga bakal lebih menantang ketimbang event sebelumnya di Bromo.
Di sisi lain, rute Banyuwangi Blue Fire Ijen KOM tahun ini akan menyuguhkan pemandangan yang luar biasa indah. Melintasi kaki Gunung Ijen, para peserta bakal mendapati panorama alam yang menakjubkan.
“Ini akan menjadi event bersepeda paling epik di Indonesia,” kata Azrul. (rin/ian)






