Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Racun Kopi Mojokerto, Polisi Tangkap Terduga Pelaku

Polsek Dawarblandong.

Mojokerto (beritajatim.com) – Terduga pelaku keracunan kopi di Dusun Kemuning, Desa Brayublandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto diamankan anggota Satreskrim Polresta Mojokerto. Pelaku diamankan dan dibawa ke Polsek Dawarblandong untuk dilakukan pemeriksaan.

“Iya sudah (tertangkap, red), kemarin sore katanya. Saya sendiri kurang tahu ditangkap dimana, katanya dibawa ke Polsek Dawarblandong. Namanya Samino, suami Bu Pon (korban, red). Suami-istri itu sudah cek-cok, suaminya pergi entah kemana? Tidak pulang ke sini,” ungkap salah satu warga, Saniati (52), Jumat (25/2/2022).

Terduga pelaku sudah hampir 15 hari tidak pulang ke rumah. Terduga pelaku juga menyampaikan ke Kepala Desa (Kades) Brayubrandong jika ingin mencelakan istrinya. Terduga pelaku cemburu dengan korban sehingga diduga sengaja meracuni korban dengan racun yang dicampur di kaleng bubuk kopi.

“Dulu yang dibawa racun tikus tapi kemarin itu racun serangga. Ditaruh di kaleng bubuk kopi. Mereka cek-cok terus, tidak masalah warisan tapi masalah cemburu dengan istrinya. Sasaran ya istrinya, bukan Mas Nur (Nurhadi Wijaya, red). Mas Nur kebetulan pesan kopi di warung Bu Pon, dia pelanggan pertama. Wong masih jam 6 pagi,” katanya.

Sementara itu, beritajatim.com mencoba menelusuri keberadaan terduga pelaku di Polsek Dawarblandong. Namun lantaran Kapolsek Dawarblandong berada di Polresta Mojokerto sehingga diarahkan ke Kanit Reskrim Polsek Dawarblandong. Kanit Reskrim Polsek Dawarblandong pun masih ada kegiatan.

“Mohon maaf, Pak Kanit lagi nyidik (penyelidikan, red),” ungkap petugas SPK Polsek Dawarblandong.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Mojokerto, Iptu MK Umam membenarkan, terduga pelaku sudah berhasil diamankan. “Sudah namun masih akan dilakukan gelar perkara dan masih menunggu hasil lab (laboratorium terkait kandungan racun yang ada di kopi, red),” tegasnya. [tin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar