Pamekasan (beritajatim.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, sasar 4 (empat) kecamatan berbeda dalam rangka pendistribusian air bersih gratis bagi masyarakat terdampak kekeringan di wilayah setempat.
Keempat kecamatan tersebut meliputi kecamatan Galis, Larangan, Pademawu, dan Kecamatan Tlanakan. Jumlah tersebut lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya yang menyasar di hampir 7 (tujuh) kecamatan berbeda di Pamekasan.
“Untuk musim kemarau tahun ini, kita mendistribusikan air bersih gratis di empat kecamatan berbeda di Pamekasan, yakni Galis, Larangan, Pademawu dan Tlanakan,” kata Sekretaris PMI Pamekasan, Hairul Saleh, Selasa (29/8/2023).
Hal tersebut bukan tanpa alasan, terlebih seiring dengan adanya keterbatasan armada tangki untuk menyisir sejumlah titik kekeringan. “Kami akui saat ini lebih sedikit dibanding tahun lalu, karena keterbatasan tangki yang tersedia,” ungkapnya.
Baca Juga: PMI Pamekasan Partisipasi Distribusikan Air Bersih Gratis
“Namun yang pasti, titik sebaran lebih luas dibanding sebelumnya. Tidak kalah penting, proses pendistribusian air bersih ini kita bagikan kepada masyarakat secara gratis, serta didistribusikan di titik tandon milik publik dan bukan perorangan,” tegasnya.
Lebih lanjut dijelaskan, jika keberadaan armada tangki air tersebut merupakan bantuan dari PMI Jawa Timur, yang mengirimkan 15 armada tangki ke 11 daerah bencana kekeringan di Jatim. “Armada tangki PMI Jatim, dikirim ke 11 daerah terdampak kekeringan berdasar laporan dari PMI setempat, termasuk PMI Pamekasan” jelasnya.
“Dari itu, kami PMI Pamekasan juga memiliki tugas mendistribusikan air bersih gratis bagi masyarakat terdampak kekeringan di Pamekasan,” pungkas pria yang juga tercatat sebagai Kepala Markas PMI Pamekasan.
Baca Juga: Pesan Imam Utomo untuk PMI Pamekasan
Sebelumnya Ketua PMI Jatim, Imam Utomo juga terjun langsung ke Pamekasan, sekaligus mendistribusikan air bersih gratis bagi masyarakat terdampak kekeringan di Desa Pegagan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Rabu (23/8/2023) lalu.
Berdasar data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, terdapat sebanyak 321 dusun di 77 desa yang tersebar di 11 kecamatan berbeda di Pamekasan, dinyatakan sebagai titik kekeringan akibat kemarau tahun ini.
Sementara hanya terdapat 2 (dua) kecamatan berbeda di Pamekasan, dinyatakan bebas dari kekeringan. Kedua kecamatan tersebut masing-masing kecamatan Pakong, dan Kecamatan Pamekasan. [pin/ted]






