Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan menyelenggarakan seleksi pemain putra daerah. Seleksi ini dipimpin langsung oleh coach Djadjang Nurdjaman, bertempat di Lapangan Deket Wetan, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Senin (3/7/2023).
Menurut Djanur, sapaan akrab Djadjang Nurdjaman, seleksi ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan bagi putra daerah untuk bisa masuk ke Persela. Selain itu, sebut Djanur, seleksi ini adalah bagian dari persiapan jelang Liga 2 musim 2023-2024 digulirkan.
Tercatat, ada 150 pendaftar seleksi yang merupakan pesepakbola asli Lamongan. Mereka mendaftar melalui google form. Rata-rata mereka kelahiran tahun 2023 dan 2024.
“Hari ini kita mengakomodir pemain asli Lamongan yang daftar melalui google form. Yang daftar cukup banyak, ada 150-an. Tapi yang hadir tidak sebanyak itu. Kita sudah memberikan kesempatan kepada pemain asal Lamongan untuk mengikuti seleksi, dengan harapan mereka bisa bergabung di tim Persela, yang akan berlaga di Liga 2 nanti,” kata Djadjang.
Berdasarkan pengamatan Djadjang di hari pertama seleksi, rata-rata kualitas para peserta yang hadir itu masih jauh dari harapan. Para peserta itu kebanyakan berasal dari Sekolah Sepakbola (SSB) lokal dan belum pernah bergabung dengan klub mana pun.
Baca Juga: Wandi Babon Segera Gabung, Persela Bernuansa FC Bekasi City
Tak cukup itu, kata Djadjang, para peserta seleksi itu masih sangat mentah dan minim jam terbang. Sehingga pihaknya juga merasa kesulitan untuk menyaring para pemain muda yang siap untuk direkrut Persela.
“Setelah kita coba sekitar 50 lebih pemain tadi, mungkin hanya ada 1 atau 2 yang mungkin dikasih kesempatan lagi. Itu pun belum dipilih menjadi pemain yang akan bergabung. Jujur, yang daftar banyak yang latar belakangnya baru di SSB, jadi minim sekali pengalaman. Sementara kita butuh pemain yang siap main. Yang secara kualitas bagus dan sudah punya pengalaman,” paparnya.
Ditegaskan oleh Djanur, proses seleksi ini digelar hingga tanggal 5 Juli. Pihaknya tak menolak jika ada pendaftar berbakat yang berasal dari luar daerah untuk ikut serta dalam seleksi. Hal itu dilakukan agar Persela bisa mendapat pemain muda yang benar-benar kualitasnya di atas rata-rata.
“Kebutuhan dari seleksi ini pun sebenarnya tidak banyak. Selain dari Lamongan, nanti juga kita akomodir yang datang dari luar kota. Mudah-mudahan kita bisa menjaring pemain yang berkualitas, dan bisa membantu Persela yang tahun ini punya misi, punya target berada di kasta tertinggi sepakbola Indonesia,” pungkasnya.[riq/ted]






