Peristiwa

Penjual Sate Asal Bangkalan Meninggal Dunia di Kraksaan Probolinggo

Polisi saat melakukan evakuasi terhadap jazad korban

Probolinggo (beritajatim.com) – Seorang pria lanjut usia (lansia) asal Desa Patengteng, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, ditemukan tak bernyawa di dalam rumah kontrakan yang terletak di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jum’at (6/1/2023) malam.

Informasi yang dihimpun, korban yang kesehariannya sebagai penjual sate itu bernama Mu’din (60) itu yang merupakan perantauan, dan tinggal sebatang kara di Kelurahan Semampir.

Ditemukannya mayat korban itu, setelah warga setempat mencium bau tak sedap di sekitar rumah kontrakan yang selama ini ditempati oleh Mu’din

Kholilur Rohman (22), warga setempat mengatakan, korban selama ini berprofesi sebagai penjual sate di sekitar pasar Semampir. Rohman mengaku sudah empat hari sebelum ditemukan meninggal dunia, korban tidak pernah terlihat berjualan seperti biasanya.

“Ya biasanya memang jualan sate di dekat Basmalah Semampir. Tapi empat hari itu memang korban tidak terlihat. Dan ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan itu,” katanya Sabtu (7/1/2023).

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Kraksaan Ipda Setyo mengatakan, setelah dilakukan evakuasi terhadap korban, pihaknya kesulitan untuk menemukan identitas korban karena tidak ditemukan tanda pengenal apapun.

“Identitasnya sulit ditemukan karena korban memang tidak memiliki kartu identitas mas. Jadi kami evakuasi ke Rumah Sakit Waluyo Jati bersama dengan tim medis,” sebutnya.

Selanjutnya, pihaknya mendapatkan informasi dari warga setempat untuk menghubungi pihak keluarga korban yang berada di Kabupaten Bangkalan.

“Menurut keterangan warga setempat korban memang sering sakit sakitan. Dan di tubuh korban tidak ditemukan luka bekas kekerasan. Pihak keluarga telah sampai di Rumah Sakit untuk menjemputnya,” jelas Setyo. (tr/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar