Peristiwa

Penemuan Mayat di Saluran Air Gondang Mojokerto, Ini Penyebabnya

Lokasi penemuan jenazah Sengari (41) warga Desa Karangdieng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang pria ditemukan tewas di saluran air pinggir jalan Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Kamis (13/5/2021). Dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban yang diketahui bernama Sengari (41) merupakan korban kecelakaan lalu-lintas.

Kanit Reskrim Polsek Gondang, Ipda Hari Tjahyono mengatakan, kasus kecelakaan lalu-lintas tersebut berawal dari dugaan penemuan mayat di saluran air pinggir jalan. “Setelah dilakukan olah TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda yang mengarah ke tindak pidana,” ungkapnya.

Masih kata Kanit, olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang digelar bersama Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto ditemukan bekas rem sepeda motor milik korban. Bekas rem di lokasi kejadian tersebut ditemukan sepanjang 4 meter ditambah keterangan warga sekitar, di lokasi sering terjadi kecelakaan.

“Sebelum ditemukan meninggal di dalam saluran air, korban ngopi sekira pukul 23.00 WIB dan dari pihak keluarga menerangkan jika korban tidak begitu bisa naik sepeda motor sehingga korban meninggal murni karena kecelakaan. Sehingga kami limpahkan ke Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto,” katanya.

Lokasi penemuan jenazah Sengari (41) warga Desa Karangdieng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Kanit menambahkan, korban yang mengendarai sepeda motor suzuki Satria warna hitam tanpa nopol kendaraan ini diketahui ngopi di warung kopi Desa Ngembat, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Korban ngopi sendiri. Keterangan warga di lokasi kejadian terkenal daerah angker.

“Beberapa warga menerangkan, jika daerahnya angker dan setiap tahun peristiwa serupa sering terjadi. Di lokasi kejadian jalan berliku-liku, turunan tajam dan tidak ada penerangan jalan sama sekali. Korban merupakan warga Desa Karangdieng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto,” jelasnya. [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar