Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Motif Pelaku Pembunuhan Sadis di Tutur Pasuruan Terlilit Hutang

Pasuruan (beritajatim.com) – Pelaku pembunuhan sadis di Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan berhasil ditangkap. Kasatrekrim Polres Pasuruan, AKP Adhi Putranto Utomo mengungkapkan pelaku pembunuhan ternyata adalah Teguh Bangkit Sanjaya (23).

Teguh merupakan pria yang ditemukan selamat dengan luka di dalam mobil Daihatsu Xenia putih bernopol W 1765 QW. Adhi juga menjelaskan bahwa korban hanya satu orang, sedangkan pelakunya merupakan orang yang selamat. “Korban ternyata cuman satu, yakni sopir Go Car bernama Sudiono. Sementara pelaku adalah Teguh, orang yang dirawat di rumah sakit,” ujar Adhi.

Adhi menjelaskan pelaku sudah merencanakan pembunuhan dengan matang. Awalnya pelaku menelpon korban untuk memesan gocar secara offline pada Kamis (28/04/2022).

Pelaku minta diantarkan ke air terjun Pengomben di Desa Sugro, Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan. Pelaku baru mengenal korban selama 3 minggu sebelumnya. “Pelaku baru kenal korban selama 3 mingguan lewat aplikasi gocar. Setelahnya pelaku memesan gocar secara offline dan disuruh mengantar di air terjun Pengomben,” ungkapnya.

Namun, setelah sampai di lokasi pada hari Jumat (29/04/2022), pelaku malah minta korban untuk mengantarnya ke wisata Bakti Alam, Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Disanalah pelaku mengeksekusi korban dan menggorok leher korban dengan sebilah pisau. “Sekitar jam 21.00 wib pelaku menggorok leher korban dengan sebilah pisau. Pisau ini sendiri sudah dipersiapkan di saku celananya,” jelas Adhi.

Ketika hendak membuang korban, pelaku kebingungan dan berhenti di pinggir jalan Desa Sumberpitu, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Pelaku pun berpura-pura sebagai korban begal kepada warga setempat.

“Pelaku mengarang cerita dan minta pertolongan warga dengan alasan dia dan korban Sudiono jadi korban begal. Padahal pelaku teguh sudah merencanakan pembunuhan karena terlilit hutang,” imbuhnya.

Namun sandiwara pelaku terbongkar setelah petugas menginterogasinya di rumah sakit. Kini pelaku sudah diamankan di Mapolres Pasuruan dan terancam pasal 340 KUHP Subsider pasal 338 dan 365 dengan ancaman hukuman pidana seumur hidup. (ada/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar