Pasuruan (beritajatim.com) – Cabor Judo Kota Pasuruan tambah atlet dalam kejuaraan Porprov yang akan diadakan pada bulan September mendatang. Setidaknya ada 7 atlet yang akan dipertandingkan dari sebelumnya hanya 6 atlet yang diturunkan.
Hal ini disampaikan oleh pelatih Judo Kota Pasuruan, Purwanto, Rabu (9/8/2023). Purwanto mengatakan bahwa target medali yang akan di rebut pada bulan September kemarin masih dama yakni minimal tiga medali.
“Kita akan main diseluruh kelas yang di pertandingkan nantinya dengan membawa tujuh atlet. Ketujuh atlet ini merupakan pemuda pilihan yang sudah memenuhi seleksi sebelumnya,” kata Purwanto.
Baca Juga: SSC: Ganjar Capres Pilihan Warga NU dan Muhammadiyah Jatim
Purwanto juga mengatakan bahwa dirinya sangat kesulitan dalam mendapatkan atlet baru. Hal ini dikarenakan olahraga Judo bukanlah olahraga masyarakat umum dan bukan olahraga asli Indonesia.
Dilain tempat Ketua Umum Cabor Judo Kota Pasuruan Anton Hendro Wibowo mengatakan bahwa saat ini cabornya sangat kesulitan anggaran. Alih-alih ditambahkan, Cabor Judo malah mengalami penurunan dalam dana pembinaan.
Diketahui sebelumnya Cabor Judo dalam pembinaan atletnya selalu mendapat anggaran sebesar Rp 60 juta. Namun pada persiapan Porprov Jatim 2023 ini dana pembinaan bahkan tak didapatkan dan hanya mendapatkan dana Porprov sebesar Rp 30 juta.
Baca Juga: Lawyer Asal Banyuwangi Minta MK Tolak Usulan Usia Capres/Cawapres 35 Tahun
“Dana pembinaan turun sampai setengah persen dari Rp 60 juta sekarang jadi Rp 30 juta. Sehingga kami kesulitan dalam membentuk atlet dalam persiapan Porprov bulan depan,” keluh Anton. (ada/ian)






