Peristiwa

Masjid Apung Terseret ke Laut Pancerdoor Pacitan

Sebuah masjid berada di tengah lautan pantai Pancerdoor Pacitan

Pacitan (beritajatim.com) –  Sebuah masjid berada di tengah lautan pantai Pancerdoor Pacitan. Ya tempat ibadah itu merupakan masjid apung yang selama ini ada di perairan sungai Grindulu.

“Itu masjid apung, karena tali penahan putus jadi terseret ke tengah lautan,” kata salah satu pengurus masjid, Ryan Yudianto, Rabu (10/2/2020).

Kejadian putusnya tali itu, kata Ryan terjadi pada Rabu dini hari sekitar pukul 02.30 pagi. Beberapa hari ini, Pacitan turun hujan dengan intensitas sedang sampai deras. Sehingga membuat arus sungai Grindulu menuju laut juga deras. Selain itu, keadaan sungai juga banyak sampah yang hanyut.

“Tekanan air bercampur sampah itu membuat rakit masjid dan tali menjadi kencang dan akhirnya putus,” katanya.

Derasnya air sungai Grindulu itu juga membuat posisi masjid bergeser dalam beberapa hari terakhir. Dan puncaknya pada Rabu dini hari tersebut. Ryan menyebut masjid apung tersebut terseret kurang lebih sejauh 1 kilometer dari bibir pantai.

Ryan menyebut jika isi dari masjid itu berisi Al Quran, peralatan salat, karpet, dan pengeras suara. Dibiarkan di laut atau ditarik kembali, Ryan menyebut masih akan dirundingkan gimana baiknya.

“Ya diusahakan ditarik lagi ke bibir pantai. Ini mau matur ke mbah Yai dulu, gimana arahan beliau,” pungkasnya. (end/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar