Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Laka Beruntun di Sampang, Seorang Balita Meninggal Dunia

Kondisi kendaraan usai mengalami laka beruntun di wilayah Sampang.

Sampang (beritajatim.com) – Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah hukum Kabupaten Sampang, kali ini melibatkan beberapa kendaraan alias beruntun. Sementara seorang balita meninggal di lokasi kejadian.

Informasi yang berhasil dihimpun beritajatim.com, laka maut itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB di jalan raya Desa Dharma, Kecamatan Camplong. Adapun yang terlibat kecelakaan beruntun diantaranya kendaraan mobil Ertiga dengan nopol M 1223 AM dikemudikan Imam Supriadi (42) warga Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, L 300 Pick Up dengan nopol M 8798 HB dikemudikan Hamidi (45) warga Tanjung Kecamatan, Camplong.

Kemudian kendaraan Mobil Dinas (Mobdis) TNI Mitsubishi Trada Nopol 8749-V yang dikemudikan Pratu Usman Ali (22) Asrama Kompi 516 Pamekasan.

Kendaraan sepeda motor Mio Nopol M 2669 D dikendarai Fathorosi (37) warga Desa Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.

Kendaraan sepeda motor Vario nopol L 5425 CH dikendari Nasir (28) warga Desa Plampaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang yang membonceng istrinya Zumna (21) dan putranya Hamsi (3). “Dalam kecelakaan itu, satu nyawa balita meninggal karena mengalami luka berat,” terang Kasat Lantas Polres Sampang, AKP A Nasution melalui Kanit Laka Ipda Eko Puji Waluyo, Senin (18/10/2021).

Eko menceritakan, kronologis terjadinya kecelakaan, semula kendaraan Dinas TNI Mitsuhbisi Trada beriringan dengan Truk Dinas TNI dari arah Timur ke barat. Sesampainya di tempat kejadian, terjadi serempetan antara Mitsubhisi Trada dan mobil Suzuki Ertiga yang selanjutnya menabrak Pick Up L300 dan menabrak roda dua Vario yang berjalan dari arah berlawanan.

Benturan atau tabrakan beruntun itu berakhir setelah Mitshubisi Trada menabrak pagar tembok milik Muslimah. “Untuk korban laka beruntun semua dilarikan ke Puskesmas terdekat dan RSUD setempat,” tandasnya.[sar/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar