Peristiwa

Kurang Waspada Saat Berkendara, Bocah Ini Terlindas Truk

Gresik (beritajatim.com)– Ini peringatan keras bagi orang tua yang membiarkan anaknya di bawah umur mengendarai sepeda motor. Seperti dialami oleh seorang pelajar Alfiyah Nur Agustin (13) asal Desa Menganti, Kecamatan Glagah, Lamongan.

Alfiyah yang semestinya tidak boleh mengendarai sepeda motor malah tewas terlindas truk di Jalan Raya Pantura Duduksampeyan Gresik. Tepatnya, di Jalan Raya Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.

Kecelakaan lalu lintas itu berawal Alfiyah panggilan akrabnya mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol S 6008 MU. Berboncengan dengan rekannya Miftahul Khoiriyah (13) asal Desa Pandanpancur, Kecamatan Deket, Lamongan. Mereka berjalan dari arah barat ke timur.

Saat hendak melintasi bahu jalan dengan kecepatan pelan. Bersamaan dengan itu dari arah yang sama muncul truk trailer nopol B 9415 PEH yang dikemudikan Susamsi (51) warga asal Jalan Gundih II Surabaya. Karena sepeda motor yang dikendarai Alfiyah tidak memperhatikan arah depan, ditambah posisi belum aman, sehingga, terjadi benturan dengan truk trailer.

Alfiyah jatuh ke kanan. Selanjutnya, terlindas roda truk bagian belakang. Korban tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan rekannya Miftahul Khoiriyah yang sama-sama terjatuh hanya mengalami luka pada tangan dan kakinya.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy membenarkan adanya laka lantas tersebut. Penyebabnya, pengendara motor kurang berhati-hati saat naik melintas di bahu jalan. “Jenazah korban sudah dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina. Sementara rekannya masih mendapat perawatan intensif,” ujarnya, Sabtu (13/04/2019).

Kecelakaan yang menimpa Alfiyah merupakan kesekian kalinya terjadi di Jalan Pantura Duduksampeyan Gresik. Jalan nasional tersebut termasuk jalur black spot. Pasalnya, jalurnya lurus dan dipadati pengendara roda maupun lebih. [dny/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar